Donald Trump Tunjuk JD Vance sebagai Cawapresnya

Selasa, 16 Juli 2024 - 07:18 WIB
loading...
Donald Trump Tunjuk...
Donald Trump, kandidat Presiden AS dari Partai Republik, menunjuk Senator JD Vance sebagai cawapresnya. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Donald Trump, kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik pada pemilu November mendatang, telah menunjuk JD Vance sebagai calon wakil presiden (cawapres)-nya.

Pengumuman tersebut disampaikan pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, Wisconsin.

“Setelah pertimbangan dan pemikiran yang panjang, dan mempertimbangkan bakat luar biasa dari banyak orang lainnya, saya telah memutuskan bahwa orang yang paling cocok untuk menduduki posisi Wakil Presiden Amerika Serikat adalah Senator J.D. Vance dari Negara Bagian Ohio,” kata Trump dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Truth Social pada Senin malam.

James David “JD” Vance saat ini adalah senator Partai Republik dari Ohio. Dia terpilih pada tahun 2022 untuk menggantikan Senator Partai Republik Rob Portman yang pensiun.

Baca Juga: Kata Pakar, Penembakan Bisa Bikin Donald Trump Menang Pilpres AS

Setelah lulus sekolah menengah, Vance mendaftar di Korps Marinir AS dan bertugas sebagai koresponden tempur di Sayap Pesawat Marinir ke-2, yang ditugaskan di Irak.

Dia kemudian mendapat gelar sarjana hukum dari Yale, tetapi mendapat perhatian nasional karena memoarnya tahun 2016, Hillbilly Elegy, di mana dia menulis tentang masa kecilnya dan nilai-nilai kekeluargaan orang Amerika Appalachian.

The Washington Post pada Selasa (16/7/2024) menyebutnya sebagai “voice of the Rust Belt,” mengacu pada bekas jantung industri Amerika yang menjadi korban realitas ekonomi globalisasi.

Vance pernah menjadi kritikus Trump pada tahun 2016, namun sejak itu dia menganut agenda populisnya dan menerima dukungan Trump untuk pemilihan Senat.

“Dengar, saya salah mengenai Donald Trump,” kata Vance kepada Fox News bulan lalu.

“Saya tidak berpikir dia akan menjadi presiden yang baik. Dia adalah presiden yang hebat, dan itulah salah satu alasan mengapa saya bekerja keras untuk memastikan dia mendapatkan masa jabatan kedua," katanya.

Vance telah menjadi pendukung vokal agenda Trump di Senat, serta kritikus pendanaan AS untuk Ukraina, dan banyak hal lainnya.

Vance mengkritik pemerintahan Presiden Joe Biden. "Karena tidak memiliki rencana yang layak bagi Ukraina untuk memenangkan perang ini,” tulisnya di New York Times pada bulan April.

Dia juga menekankan bahwa AS dan sekutunya tidak memiliki kapasitas untuk memproduksi sejumlah senjata yang dibutuhkan Ukraina dan mendesak Kyiv untuk berdamai dengan Moskow.

Dua bakal cawapres lainnya yang disebut mendukung pilihan Trump terhadap Vance, serta mantan bakal cawapres dari Partai Demokrat, Tulsi Gabbard, menyebutnya sebagai “pilihan yang baik.”

“Sangat bangga dengan teman saya, teman sekelas, dan sesama warga Ohio barat daya hari ini,” kata Vivek Ramaswamy.

“Dia akan menjadi Wakil Presiden yang luar biasa dan saya menantikan segalanya di masa depan untuk dia dan negara kita.”

Trump membuat pengumuman cawapresnya ketika absensi konvensi masih berlangsung, hanya beberapa menit setelah dia mendapat cukup delegasi untuk menjadikannya calon resmi.

Anak-anaknya Eric, Donald Jr, dan Tiffany mengumumkan delegasi Florida yang menempatkan Trump “over the top".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved