Heboh, Pilot Rusia Bocorkan Data Rahasia Jet Tempur Siluman F-35 AS di Media Sosial
Kamis, 11 Juli 2024 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
Laporan SCMP menyatakan bahwa dia mengeklaim telah menerima data tersebut dari sebuah perusahaan Amerika.
Meskipun beberapa data yang dibagikan pada layanan pesan terenkripsi tampaknya telah dihapus, kunjungan ke saluran Telegram Fighterbomber menunjukkan bahwa beberapa dokumen tersedia untuk diunduh bahkan pada saat laporan SCMP diterbitkan.
Selain itu, saluran tersebut memiliki lebih dari setengah juta pelanggan dan sepertinya sudah lama mem-posting konten, sebagian besar berkaitan dengan pertahanan dan militer.
Laporan SCMPlebih lanjut menyebutkan Tang, kepala pemasaran perusahaan antivirus dan keamanan jaringan Rising Information Technology yang berbasis di Beijing.
Berdasarkan laporan tersebut, Tang menyatakan bahwa perusahaannya mengunduh dan memeriksa data yang dibagikan oleh Fighterbomber, dan konten tersebut “tampaknya sangat autentik.”
Dokumen yang bocor di Telegram juga berisi beberapa informasi tentang drone Switchblade dan beberapa sistem peluru kendali.
Pejabat perusahaan keamanan jaringan menyatakan bahwa nilai sebenarnya dari dokumen yang dibocorkan secara online hanya dapat dinilai oleh personel pertahanan—yang memiliki gagasan jelas tentang apa yang harus dicari.
Meskipun beberapa data yang dibagikan pada layanan pesan terenkripsi tampaknya telah dihapus, kunjungan ke saluran Telegram Fighterbomber menunjukkan bahwa beberapa dokumen tersedia untuk diunduh bahkan pada saat laporan SCMP diterbitkan.
Selain itu, saluran tersebut memiliki lebih dari setengah juta pelanggan dan sepertinya sudah lama mem-posting konten, sebagian besar berkaitan dengan pertahanan dan militer.
Laporan SCMPlebih lanjut menyebutkan Tang, kepala pemasaran perusahaan antivirus dan keamanan jaringan Rising Information Technology yang berbasis di Beijing.
Berdasarkan laporan tersebut, Tang menyatakan bahwa perusahaannya mengunduh dan memeriksa data yang dibagikan oleh Fighterbomber, dan konten tersebut “tampaknya sangat autentik.”
Dokumen yang bocor di Telegram juga berisi beberapa informasi tentang drone Switchblade dan beberapa sistem peluru kendali.
Pejabat perusahaan keamanan jaringan menyatakan bahwa nilai sebenarnya dari dokumen yang dibocorkan secara online hanya dapat dinilai oleh personel pertahanan—yang memiliki gagasan jelas tentang apa yang harus dicari.
Lihat Juga :