5 Alasan Popularitas Partai Sayap Kanan Meningkat di Eropa, Salah Satunya Pengaruh Rusia yang Makin Kuat

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:45 WIB
loading...
A A A
Semua kesepakatan tersebut, dan khususnya perjanjian Mercosur, mendapat tentangan dan mendorong kesepakatan tersebut ke parlemen akan menjadi lebih sulit lagi mengingat semakin banyaknya kelompok nasionalis yang skeptis terhadap Euro.

4. Isu Perubahan Iklim Akan Terpinggirkan

5 Alasan Popularitas Partai Sayap Kanan Meningkat di Eropa, Salah Satunya Pengaruh Rusia yang Makin Kuat

Foto/AP

"Kehadiran lebih banyak kelompok sayap kanan bisa berdampak buruk dalam upaya mengatasi perubahan iklim," kata Farrow.

Ia mencatat bahwa terdapat cukup banyak perbedaan dan perselisihan di antara berbagai partai sayap kanan di Eropa dan di dalam Parlemen Eropa.

Hal ini membuat mereka cenderung tidak dapat menghalangi kerja Parlemen Eropa, katanya.

“Kemungkinan besar kita akan melihat penundaan dalam pengesahan undang-undang dan lebih banyak negosiasi undang-undang agar lebih cocok untuk kelompok sayap kanan tertentu, yang mungkin akan melemahkan undang-undang Eropa,” tambahnya.

Lima tahun ke depan akan sangat penting dalam menentukan apakah Eropa mencapai target perubahan iklim tahun 2030. Uni Eropa telah menghabiskan waktu lima tahun terakhir untuk meloloskan paket energi ramah lingkungan dan undang-undang pengurangan karbon dioksida untuk mencapai target mereka pada tahun 2030, dan kebijakan tersebut akan sulit untuk dibatalkan.

5. Pengaruh Rusia Makin Kuat

5 Alasan Popularitas Partai Sayap Kanan Meningkat di Eropa, Salah Satunya Pengaruh Rusia yang Makin Kuat

Foto/AP

"Mungkin juga akan lebih sulit untuk menyepakati kebijakan pertahanan bersama karena beberapa politisi sayap kanan berpengaruh di Eropa lebih bersahabat dengan Putin dibandingkan yang lain," tambah Farrow.

Sedangkan Singam menjelaskan, beberapa pemimpin sayap kanan mengkritik dukungan militer Barat terhadap Ukraina. “Jika partai-partai sayap kanan terus mendapatkan dukungan politik secara nasional dan di parlemen Uni Eropa, maka perubahan besar bisa terjadi,” tambahnya.

“Karena beberapa partai sayap kanan ini sangat nasionalistis dan skeptis terhadap Euro, kebangkitan mereka ke posisi politik yang lebih besar juga dapat secara signifikan menguji integritas dan ketahanan blok regional.”

Kebijakan luar negeri dan pertahanan terutama merupakan urusan negara-negara anggota UE, bukan Parlemen Eropa, namun parlemen akan berperan dalam rencana untuk mendorong kerja sama pan-Eropa antar negara dan perusahaan dalam proyek-proyek pertahanan dan membuat pemerintah membeli lebih banyak barang Eropa

Misalnya, Program Industri Pertahanan Komisi Eropa, yang bertujuan untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, memerlukan persetujuan dari pemerintah Uni Eropa dan Parlemen Eropa.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Negara Calon Pemimpin...
5 Negara Calon Pemimpin Baru NATO, Salah Satunya Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved