Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Tegaskan Hak Negara Merdeka Palestina

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:15 WIB
loading...
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris yang baru diangkat, Keir Starmer. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris yang baru diangkat, Keir Starmer, menegaskan kembali dukungan Inggris untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dalam panggilan telepon baru-baru ini dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Panggilan telepon tersebut, yang berlangsung pada tanggal 7 Juli, menyoroti komitmen Starmer memajukan proses perdamaian Timur Tengah dengan menekankan prioritas seperti penerapan gencatan senjata, pembebasan sandera Israel yang ditahan Hamas, pengiriman bantuan yang dipercepat ke Gaza, dan dukungan finansial untuk lembaga-lembaga Palestina.

Starmer, yang memimpin Partai Buruh dan memangku jabatan setelah pemilihan parlemen Inggris pada tanggal 5 Juli.

Dia telah lama menganjurkan pengakuan resmi Palestina sebagai bagian dari kerangka kerja "dua negara, dua bangsa".

Meskipun Partai Buruh memperoleh kemenangan signifikan dalam pemilihan umum, partai tersebut menghadapi kritik atas kinerjanya di wilayah-wilayah mayoritas Muslim dan atas kekurangan yang dirasakan dalam menangani gencatan senjata Gaza dalam konteks konflik Hamas-Israel.

Selain perbincangannya dengan Abbas, Starmer juga berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari yang sama.

Selama perbincangan ini, Starmer menekankan perlunya gencatan senjata yang mendesak di wilayah tersebut, menyerukan pemulangan sandera Israel yang ditawan di Gaza dengan aman, dan menggarisbawahi pentingnya peningkatan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved