Pakar PBB: Kampanye Kelaparan Terarah oleh Israel telah Sebabkan Kelaparan di Seluruh Gaza

Rabu, 10 Juli 2024 - 07:33 WIB
loading...
A A A
"Dengan kematian anak-anak ini akibat kelaparan meskipun telah mendapatkan perawatan medis di Gaza tengah, tidak diragukan lagi bahwa kelaparan telah menyebar dari Gaza utara ke Gaza tengah dan selatan Gaza," ujar para ahli.

Misi diplomatik Israel di Jenewa mengatakan pernyataan itu adalah "informasi yang salah".

"Israel terus meningkatkan koordinasi dan bantuannya dalam pengiriman bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza, baru-baru ini menyambungkan saluran listriknya ke pabrik desalinasi air Gaza," ujar misi tersebut.

Kelaparan Selama Berbulan-bulan


Pada bulan Juni, satu laporan yang dikeluarkan kelompok ahli independen yang dikenal sebagai Jaringan Sistem Peringatan Dini Kelaparan, atau Fews Net, memperingatkan kelaparan di Gaza mungkin telah terjadi sejak April, dan kemungkinan akan berlanjut hingga Juli "jika tidak ada perubahan mendasar dalam cara bantuan pangan didistribusikan dan diakses" setelah memasuki Jalur Gaza.

Sementara itu, Israel terus memblokir penyeberangan Rafah dengan Mesir, dan membatasi masuknya bantuan melalui penyeberangan Karem Shalom dengan Gaza selatan.

"Akses penduduk dan pemanfaatan bantuan pangan yang tersedia belum cukup untuk memenuhi tingkat kebutuhan hingga saat ini, dan masih banyak yang harus dilakukan segera untuk memastikan bantuan pangan kemanusiaan didistribusikan secara efektif setelah memasuki Gaza," bunyi laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved