Soal Serangan Kapal Tanker, Inggris Percaya Penilaian AS

Jum'at, 14 Juni 2019 - 11:08 WIB
Soal Serangan Kapal...
Soal Serangan Kapal Tanker, Inggris Percaya Penilaian AS
A A A
LONDON - Inggris mempercayai penilaian Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) jika Iran bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt.

"Ini sangat mengkhawatirkan dan datang pada saat ketegangan sudah sangat besar. Saya telah melakukan kontak dengan (Menteri Luar Negeri AS Michael) Pompeo dan, sementara kami akan membuat penilaian kami sendiri dengan bijaksana dan hati-hati, titik awal kami jelas untuk percaya Sekutu kami, AS," ujar Hunt.

"Kami menganggap ini sangat serius dan pesan saya ke Iran adalah bahwa jika mereka terlibat, itu adalah peningkatan yang sangat tidak bijaksana yang menimbulkan bahaya nyata bagi prospek perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," tambahnya seperti dikutip dari TASS, Jumat (14/6/2019).

Dua kapal tanker terbakar di Teluk Oman pada hari Kamis setelah serangan torpedo. Para kru, dengan warga negara Rusia di antara anggotanya, dievakuasi oleh pasukan penyelamatan Iran dan dibawa ke pelabuhan Jask.

Tanker Kokuka Courageous, terdaftar di Panama dan dimiliki oleh perusahaan transportasi Jepang, membawa metanol dari Arab Saudi ke Singapura. Kapal lainnya, Front Altair berbendera Kepulauan Marshall, yang dimiliki oleh Frontline Norwegia, berlayar dari Uni Emirat Arab ke Taiwan dengan bahan baku petrokimia.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyalahkan Iran atas insiden tersebut. Pompeo mengatakan serangan tanpa alasan ini menghadirkan ancaman nyata bagi perdamaian dan keamanan internasional.

"Ini adalah penilaian Amerika Serikat bahwa Republik Islam Iran bertanggung jawab atas serangan itu," katanya di Washington.

Dia tidak memberikan bukti keras untuk mendukung sikap AS itu.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah menyerang balik ke Pompeo, mengatakan tuduhan AS terhadap Iran adalah bagian dari "diplomasi sabotase" yang diadopsi oleh Tim B, yang ia katakan termasuk penasihat keamanan nasional AS John Bolton.

"Bahwa AS segera melompat untuk membuat tuduhan terhadap Iran - tanpa bukti faktual atau tidak langsung - hanya membuat sangat jelas bahwa #B_Team pindah ke #PlanB: diplomasi sabotase - termasuk oleh @AbeShinzo - dan menutupi #EconomicTerrorism melawan Iran," cuit Zarif.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
Lobi Perpanjangan Embargo...
Lobi Perpanjangan Embargo Senjata Iran, Perwakilan AS Sambangi Inggris
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
57 menit yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
2 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
2 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
4 jam yang lalu
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved