Usai Rudal dan Jet Tempur, Ukraina Sekarang Minta Kapal Selam kepada Barat

Senin, 08 Juli 2024 - 07:33 WIB
loading...
Usai Rudal dan Jet Tempur,...
Ukraina meminta kapal selam kepada negara-negara Barat. Kyiv selama ini telah meminta pasokan rudal dan jet tempur kepada Barat untuk perang melawan Rusia. Foto/US Navy
A A A
KYIV - Ukraina telah meminta pasokan rudal dan jet tempur dari Barat sejak perang dengan Rusia pecah Februari 2022. Sekarang, Kyiv meminta kapal selam dari sekutunya.

Kepala Angkatan Laut Laksmana Oleksiy Neizhpapa mengatakan Ukraina membutuhkan kapal selam Barat untuk meningkatkan kemampuan militernya di Laut Hitam.

Dia berargumen bahwa pengerahan kapal bawah air secara strategis dapat meningkatkan posisi Ukraina di Laut Hitam selama perangnya melawan Rusia.

Baca Juga: Terungkap, Tentara Bayaran Barat Habisi Tawanan Perang Rusia Tak Bersenjata

“Kami sedang memikirkannya, kapal selam penting bagi kami, mereka harus menjadi bagian dari Angkatan Laut,” kata Neizhpapa dalam wawancara dengan jurnalis Nataliia Moseichuk yang diunggah di saluran YouTube-nya, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (8/7/2024).

Neizhpapa menambahkan bahwa Ukraina tidak membutuhkan kapal selam besar. "Karena “kapal selam tersebut tidak berguna di Laut Hitam," ujarnya.

“Menempatkan hanya di dekat Odesa berarti tidak punya apa-apa, kami harus melihat lebih jauh, menyebarkan armada ke seluruh Laut Hitam dan menggunakan seluruh wilayahnya,” paparnya, seraya menyatakan harapan bahwa Ukraina akan berubah dari negara pantai menjadi kekuatan maritim.

Sejak perang Rusia-Ukraina pecah lebih dari dua tahun lalu, negara-negara Barat telah memasok senjata dalam jumlah besar ke Kyiv, namun menyangkal keterlibatan langsung dalam konflik tersebut.

Berbagai rudal canggih dari negara-negara NATO telah dikirim ke Ukraina. Barat juga telah menjanjikan puluhan jet tempur F-16 seperti yang diminta Kyiv, namun belum satu pun yang dikirim.

Awal pekan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg bahwa senjata Amerika Serikat membutuhkan waktu terlalu lama untuk sampai ke Kyiv, meskipun Kongres Amerika menyetujui paket bantuan senilai USD61 miliar pada bulan April.

Para diplomat NATO mengatakan bahwa blok militer pimpinan AS tersebut telah setuju untuk memberikan setidaknya €40 miliar (USD43 miliar) bantuan militer untuk Ukraina per tahun, tanpa menyebutkan secara spesifik berapa lama bantuan tersebut akan berlanjut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved