Tentara Israel Tak Berdaya Menghadapi Perang Urban, Mengapa?

Sabtu, 06 Juli 2024 - 16:22 WIB
loading...
Tentara Israel Tak Berdaya...
Tentara Israel tak berdaya menghadapi perang urban di Gaza. Foto/AP
A A A
GAZA - Taktik pertempuran Hamas dan “medan perkotaan yang padat” di lingkungan Shujayea di Kota Gaza menantang pasukan Israel yang telah menghabiskan waktu seminggu melakukan serangan darat di daerah tersebut. Itu menunjukkan tentara Israel tak berdaya menghadapi perang urban yang menjadi gaya pejuang Hamas.

Lembaga riset pertahanan yang berbasis di AS, Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP) mengatakan bahwa pasukan Israel telah dipaksa untuk “membersihkan” gedung yang sama beberapa kali dari pejuang Palestina di Shujayea.

"Hamas dan pejuang Jihad Islam Palestina terus melakukan serangan kompleks terhadap pasukan Israel. Mereka menembakkan roket termobarik ke arah warga Israel yang telah membarikade diri mereka di gedung Shujayea, dan kemudian meledakkan alat peledak rakitan saat unit Israel mundur," ungkap ISW dan CTP, dilansir Al Jazeera.

Pasukan Israel yang dikerahkan di Koridor Netzarim, yang terletak di selatan Kota Gaza, juga mendapat serangan roket dan mortir pada hari Jumat dari Hamas dan pejuang Komite Perlawanan Populer.

Baca Juga: Hamas Tak akan Izinkan Pasukan Asing Tinggal di Gaza

Sementara itu, di kota Rafah di selatan, Hamas dan kelompok bersenjata lainnya melaporkan melakukan beberapa serangan, termasuk serangan kompleks terhadap pos terdepan Israel di daerah Tal as-Sultan yang menimbulkan banyak korban jiwa pada pasukan.

Jurnalis Amjad Jahjouh, istri jurnalisnya Wafa Abu Dabaan, dan anak mereka tewas dalam pemboman Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza.

Dengan terbunuhnya Jahjouh dan istrinya, jumlah jurnalis Palestina yang terbunuh sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada 7 Oktober meningkat menjadi 158 orang.

Kemudian, dua orang, termasuk seorang pegawai UNRWA, tewas dalam pemboman Israel yang menargetkan gudang UNRWA di utara kamp Maghazi di Jalur Gaza tengah, menurut badan pengecekan fakta Al Jazeera, Sanad.

Rekaman video yang diverifikasi oleh Sanad menunjukkan kedatangan jenazah mereka, serta mereka yang terluka, ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir el-Balah.

Pegawai UNRWA tersebut mengenakan jaket yang dengan jelas mengidentifikasi dirinya sebagai staf PBB saat bekerja di gudang badan kemanusiaan tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved