PM Baru Inggris Starmer Janji Bangun Kembali Inggris setelah Kekacauan selama Bertahun-tahun

Sabtu, 06 Juli 2024 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Hasil pemilu telah mengubah politik Inggris. Partai Buruh memenangkan lebih dari 410 kursi, meningkat 211 kursi, sementara Partai Konservatif, partai paling sukses di dunia barat, kehilangan 250 anggota parlemen, termasuk sejumlah menteri senior dan mantan Perdana Menteri Liz Truss.

Partai Konservatif yang dipimpin Sunak mengalami kinerja terburuk dalam sejarah panjang partai tersebut karena para pemilih menghukum mereka karena krisis biaya hidup, kegagalan layanan publik, dan serangkaian skandal.

“Kepada negara saya ingin menyampaikan permintaan maaf pertama dan terutama,” kata Sunak di luar Downing Street, seraya menambahkan bahwa dia akan tetap menjadi pemimpin Konservatif sampai partai tersebut siap menunjuk penggantinya.

"Saya telah memberikan segalanya untuk pekerjaan ini, namun Anda telah mengirimkan sinyal yang jelas bahwa pemerintah Inggris harus berubah, dan penilaian Anda adalah satu-satunya penilaian yang penting. Saya telah mendengar kemarahan Anda, kekecewaan Anda dan saya bertanggung jawab atas kehilangan ini. ."

Meskipun Starmer meraih kemenangan meyakinkan, jajak pendapat menunjukkan hanya ada sedikit antusiasme terhadap Starmer atau partainya. Berkat keunikan sistem first-past-the-post di Inggris dan jumlah pemilih yang rendah, kemenangan Partai Buruh dicapai dengan jumlah suara yang lebih sedikit dibandingkan yang diperoleh pada tahun 2017 dan 2019 – yang terakhir ini merupakan hasil terburuk dalam hal perolehan kursi selama 84 tahun.

Poundsterling, saham-saham Inggris, dan obligasi pemerintah naik tipis pada hari Jumat, namun Starmer berkuasa pada saat negara tersebut menghadapi serangkaian tantangan yang berat.

Beban pajak di Inggris akan mencapai titik tertinggi sejak Perang Dunia Kedua, utang bersih hampir setara dengan output ekonomi tahunan, standar hidup menurun, dan layanan publik menurun, terutama Layanan Kesehatan Nasional yang sangat disegani yang dilanda pemogokan.

Baca Juga: 4 Strategi Putin dan Xi Jinping Perkuat Aliansi Pertahanan CSO untuk Melawan NATO

Beberapa rencana Partai Buruh yang lebih ambisius, seperti janji utama belanja ramah lingkungan, telah dikurangi, sementara Starmer berjanji tidak akan menaikkan pajak bagi “pekerja”.

Ia juga berjanji untuk membatalkan kebijakan Partai Konservatif yang mengirim pencari suaka ke Rwanda, namun mengingat migrasi merupakan isu utama pemilu, ia akan berada di bawah tekanan untuk menemukan cara menghentikan puluhan ribu orang yang tiba melintasi Selat dari Perancis dengan perahu kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Provokatif! Pemain Timnas...
Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris
Rekomendasi
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved