Bekerja seperti Agen Rahasia, Warga Prancis Ditangkap

Kamis, 04 Juli 2024 - 08:57 WIB
loading...
Bekerja seperti Agen...
Seorang warga negara Prancis, Laurent Vinatier, yang ditangkap di Rusia. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Seorang warga negara Prancis , Laurent Vinatier, yang ditangkap di Rusia telah mengaku bersalah atas tuduhan kriminal yang melibatkan pengumpulan informasi secara ilegal mengenai masalah militer di negara tersebut.

Laurent Vinatier ditangkap di ibu kota Rusia pada bulan Juni ketika ketegangan meningkat antara Moskow dan Paris menyusul komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang kemungkinan pengerahan pasukan Prancis di Ukraina.

Pihak berwenang Rusia menuduh Vinatier gagal mendaftar sebagai “agen asing” saat mengumpulkan informasi tentang “aktivitas militer dan teknis militer” Rusia yang dapat digunakan untuk merugikan keamanan negara.

Berdasarkan hukum Rusia, pelanggaran tersebut dapat dihukum hingga lima tahun penjara.

Vinatier adalah penasihat Pusat Dialog Kemanusiaan, sebuah organisasi non-pemerintah yang berbasis di Jenewa. Seorang hakim sebelumnya memerintahkan dia untuk ditahan hingga 5 Agustus.

Lembaga riset tersebut mengatakan pada bulan Juni bahwa mereka melakukan “segala upaya untuk membantu rekan kami Laurent,” termasuk dengan membantu mendapatkan perwakilan hukum untuknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved