Siapa Haredim? Kelompok Yahudi Ultra-ortodoks yang Menolak Menjadi Tentara Israel
Selasa, 02 Juli 2024 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Namun orang-orang Yahudi Israel lainnya menjadi marah pada Haredim, karena mereka hidup dari subsidi negara oleh orang Israel lainnya. Hal ini menyebabkan beberapa serangan terhadap pengunjuk rasa Haredi.
![Siapa Haredim? Kelompok Yahudi Ultra-ortodoks yang Menolak Menjadi Tentara Israel]()
Foto/AP
Ada berbagai alasan mengapa mereka tidak mau ikut wajib militer.
Terutama, mereka percaya bahwa bergabung dengan tentara akan mengalihkan perhatian mereka dari mempelajari Taurat, yang menurut mereka adalah tujuan utama hidup mereka.
Mendaftar juga akan menghilangkan unsur-unsur isolasi yang dimiliki komunitas ultra-Ortodoks dari masyarakat luas, dan banyak yang percaya bahwa prinsip-prinsip Haredi bertentangan dengan prinsip-prinsip militer.
![Siapa Haredim? Kelompok Yahudi Ultra-ortodoks yang Menolak Menjadi Tentara Israel]()
Foto/AP
Akomodasi khusus juga perlu disediakan, seperti bertugas di unit khusus laki-laki, memastikan mereka tidak melakukan kontak dengan perempuan, memperbolehkan waktu ibadah yang diperpanjang, dan kondisi perumahan yang ketat.
Banyak Haredim juga anti-Zionis, karena mereka percaya bahwa negara Israel hanya dapat didirikan setelah kedatangan sang mesias. Beberapa sekte ultra-Ortodoks bahkan menjadi pendukung utama perjuangan Palestina.
4. Jadi Tentara Akan Mengalihkan Tugas Mempelajari Taurat

Foto/AP
Ada berbagai alasan mengapa mereka tidak mau ikut wajib militer.
Terutama, mereka percaya bahwa bergabung dengan tentara akan mengalihkan perhatian mereka dari mempelajari Taurat, yang menurut mereka adalah tujuan utama hidup mereka.
Mendaftar juga akan menghilangkan unsur-unsur isolasi yang dimiliki komunitas ultra-Ortodoks dari masyarakat luas, dan banyak yang percaya bahwa prinsip-prinsip Haredi bertentangan dengan prinsip-prinsip militer.
5. Dikenal Anti-Zionis dan Percaya Kedatangan Mesias

Foto/AP
Akomodasi khusus juga perlu disediakan, seperti bertugas di unit khusus laki-laki, memastikan mereka tidak melakukan kontak dengan perempuan, memperbolehkan waktu ibadah yang diperpanjang, dan kondisi perumahan yang ketat.
Banyak Haredim juga anti-Zionis, karena mereka percaya bahwa negara Israel hanya dapat didirikan setelah kedatangan sang mesias. Beberapa sekte ultra-Ortodoks bahkan menjadi pendukung utama perjuangan Palestina.
(ahm)
Lihat Juga :