Militer Israel Kewalahan Perang, Kekurangan Prajurit

Jum'at, 28 Juni 2024 - 15:15 WIB
loading...
Militer Israel Kewalahan...
Tentara Israel dikerahkan di Jalur Gaza. Foto/idf/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Portal berita Walla milik Israel melaporkan militer penjajah Israel mengalami kekurangan prajurit dan berupaya membentuk divisi baru untuk melaksanakan berbagai tugas.

Situs web tersebut menambahkan, tentara akan menamai unit tersebut "Divisi David" dan akan mencakup prajurit pria dan wanita yang telah mencapai usia pengecualian, sukarelawan dan anggota Haredim, Yahudi ultra-Ortodoks yang hingga baru-baru ini dikecualikan dari dinas militer.

Dengan demikian, militer Israel mungkin dapat merekrut 40.000 tentara baru.

Walla mengutip sumber-sumber militer Israel yang mengatakan para prajurit dapat berkontribusi pada beberapa tugas, termasuk keamanan perbatasan dan bertempur dalam perang multi-front di masa mendatang.

Situs web Israel tersebut juga melaporkan jajak pendapat mengungkapkan para prajurit kritis terhadap keadaan ketidakpastian mengenai kelanjutan dinas mereka, beban berat yang mereka pikul, dan kelelahan yang mereka alami.

“Ada juga kecemasan besar di kalangan prajurit cadangan karena takut akan dampak pertempuran yang terus berlanjut terhadap kehidupan pribadi, keluarga, dan pekerjaan mereka,” ungkap laporan itu.

Dalam konteks terkait, surat kabar Israel Haaretz melaporkan puluhan prajurit cadangan mengumumkan mereka tidak akan kembali bertugas di Gaza, bahkan jika mereka akan dihukum.

Baca juga: Tentara Israel Injak-injak Bendera Arab Saudi, Umat Islam Murka

Ini terjadi pada saat media Israel melaporkan ratusan prajurit cadangan di tentara Israel telah bepergian ke luar negeri tanpa memberi tahu komandan mereka karena perang yang sedang berlangsung di Gaza, di mana pasukan penjajah telah menderita kerugian besar selama beberapa bulan terakhir.

Data militer Israel menunjukkan jumlah korban tewas di Jalur Gaza mencapai 666 tentara dan perwira sejak dimulainya perang pada 7 Oktober, termasuk 314 prajurit yang tewas sejak dimulainya serangan darat pada 27 Oktober.

Data juga menunjukkan 3.922 perwira dan prajurit telah terluka sejak dimulainya perang, termasuk 1.997 tentara dalam pertempuran darat.

Militer Israel telah membunuh lebih dari 37.000 warga Palestina di Jalur Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved