DNA Anak-anaknya Beda, Pasangan Sesama Jenis Kesal Klinik IVF Gunakan Sperma yang Salah

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:47 WIB
loading...
DNA Anak-anaknya Beda,...
Pasangan sesama jenis di Australia klaim klinik IVF gunakan sperma yang salah setelah mengetahui DNA anak-anak mereka berbeda. Foto/ABC
A A A
SYDNEY - Pasangan sesama jenis di Queensland, Australia, mengeklaim sebuah klinik kesuburan besar melakukan kesalahan besar dengan menggunakan sperma yang salah dalam perawatan IVF (in vitro fertilization) mereka.

Klaim disampaikan setelah pasangan itu mengetahui bahwa DNA putra sulung berbeda dengan dua putra bungsu mereka.

Anastasia dan Lexie Gunn membayar donor sperma yang sama untuk digunakan ketika ketiga putra mereka dikandung melalui klinik IVF terbesar di negara bagian itu, Queensland Fertility Group (QFG), antara tahun 2006 hingga 2014.

Namun, tes DNA kemudian mengungkapkan bahwa putra sulung mereka tidak memiliki hubungan biologis dengan kedua saudara laki-lakinya, yang keduanya menderita masalah kesehatan serius sejak lahir.

Baca Juga: Donorkan Sperma Sembarangan, 3 Pria dari Keluarga yang Sama Jadi Ayah 600 Anak

“Ini adalah kesalahan besar, bagaimana mereka bisa menggunakan sperma yang salah untuk menghasilkan anak?” kesal Anastasia dalam program "Four Corners" ABC, Selasa (25/6/2024).

Ibu tiga anak ini dengan cermat memilih donor sperma melalui QFG—yang dimiliki oleh penyedia IVF terbesar di Australia, Virtus Health—untuk memulai keluarga mereka pada tahun 2006.

“Latar belakang medis jelas menjadi perhatian saya,” katanya pada program tersebut.

Anastasia akhirnya memutuskan "Donor 227", seorang pria Kaukasia sehat berusia antara 25–30 tahun.

Empat tahun setelah kelahiran putra mereka, Anastasia dan Lexie menghubungi QFG untuk menanyakan apakah mereka dapat menggunakan donor yang sama untuk mengandung lebih banyak anak dan diberi lampu hijau.

Anastasia mengaku dia dan pasangannya sangat jelas dalam komunikasinya bahwa mereka ingin "Donor 227" digunakan.

“Kami ingin mereka semua memiliki ayah biologis yang sama untuk mengikat mereka sehingga ketika mereka memiliki anak, anak-anak mereka semua terikat dengan sejarah biologis,” jelasnya.

Pasangan itu kemudian menyambut dua putra lagi, yang lahir dengan selisih dua tahun, yang telah didiagnosis menderita masalah medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved