Israel Akui Tak Mampu Mengalahkan Hamas, tapi...

Sabtu, 22 Juni 2024 - 23:55 WIB
loading...
Israel Akui Tak Mampu...
Israel mengakui tak mampu mengalahkan Hamas. Foto/AP
A A A
GAZA - Juru Bicara pemerintah Israel David Mencer menilai bahwa menghilangkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas tidak berarti “membunuh setiap teroris Hamas.”

Mencer menyampaikan pernyataannya, sehari setelah pidato juru bicara militer Israel Daniel Hagari, di mana ia mengakui fakta bahwa mengupayakan: “Pemberantasan total Hamas adalah tujuan yang tidak realistis.”

“Kami berbicara tentang prasyarat untuk mengakhiri perang ini adalah mengalahkan Hamas secara militer, dan juga kemampuan mereka dalam mengatur. Hal ini tidak berarti membunuh setiap pejuang Hamas, namun berarti menghilangkan kemampuan pemerintahan dan militer mereka," ungkap Mencer, dilansir Middle East Monitor.

Dia juga mengklaim bahwa Hamas mengalami kekurangan personel akibat pertempuran di Gaza setelah delapan bulan perang, namun perlu dicatat bahwa klaim ini tidak dapat dikonfirmasi.



Pernyataan Mencer muncul setelah Hajari berkomentar: “Mereka yang berpikir bahwa hal itu dapat dihilangkan adalah salah.”

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan cepat menanggapinya dengan sebuah pernyataan, yang menyatakan: “IDF berkomitmen terhadap tujuan pemerintah untuk menghancurkan kemampuan militer dan administratif Hamas.”

KantorPM juga menambahkan bahwa Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant meminta kantor Kepala Staf Herzi Halevi untuk mengklarifikasi pernyataan Hagari.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
7 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
7 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
8 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
9 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
10 jam yang lalu
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved