Kecewa dengan Kebijakan Biden Soal Palestina, Pejabat Tinggi AS Memilih Mundur

Sabtu, 22 Juni 2024 - 20:34 WIB
loading...
Kecewa dengan Kebijakan...
Banyak pejabat AS memilih mundur karena tak setuju dengan kebijakan Presiden AS Joe Biden. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS dan pakar urusan Israel-Palestina, Andrew Mille, pekan ini telah mengundurkan diri. Aksi itu di tengah perang delapan bulan di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 37.400 warga Palestina.

Andrew Miller, wakil asisten sekretaris urusan Israel-Palestina, mengutip alasan pribadi atas keputusannya untuk meninggalkan pekerjaannya. Itu pertama kali dilaporkan surat kabar The Washington Post.

Miller mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya karena konflik yang dimulai pada bulan Oktober telah “menyita banyak waktu”, kata laporan itu.

Dia skeptis terhadap pendekatan “pelukan erat” yang dilakukan Presiden AS Joe Biden terhadap pemerintah Israel, kata Post, yang pertama kali melaporkan kepergian Miller.

Pengunduran diri Miller adalah yang terbaru dari serangkaian pengunduran diri pemerintahan Biden di beberapa lembaga pemerintah karena berlanjutnya dukungan Washington untuk Israel.

Baca Juga: Iran Yakin Israel akan Pecundang Terbesar dalam Perang Melawan Hizbullah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
5 Negara yang Memilih...
5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved