3 Kekuatan Militer Rusia dan Korut Jika Bersatu, Punya Ribuan Hulu Ledak Nuklir

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Jika digabungkan, kekuatan militer kedua negara ini akan memiliki tentara aktif sebanyak 2,64 juta serta 2,56 juta personel cadangan. Belum lagi, mereka masih memiliki unit paramiliter yang jika digabung mencapai 350 ribu.

2. Persenjataan Beragam


Selain tentara yang sangat banyak, gabungan militer Rusia dan Korea Utara juga bakal didukung persenjataan mumpuni. Jenisnya pun beragam, dari sektor darat hingga udara.

Pada angkatan darat, Rusia memiliki 14.777 dan 161.382 kendaraan lapis baja. Sementara Korea Utara punya 24.696 kendaraan lapis baja dan 5.845 tank.

Kemudian, ada juga ribuan artileri yang bisa digunakan. Masing-masing terdiri atas towed artillery dan self-propelled artillery.

Beralih ke matra udara, Rusia memiliki 809 jet tempur, 730 pesawat serang, 453 pesawat angkut, 552 pesawat latih, 145 pesawat misi khusus, 1.547 helikopter, serta 559 helikopter serang. Sedangkan Korea Utara punya 225 helikopter, 173 pesawat latih, 132 pesawat serang hingga 440 jet tempur.

Pada angkatan laut, Rusia mempunyai 1 kapal induk, 65 kapal selam, 14 kapal penghancur, 12 fregat, 83 korvet, dan 122 kapal patroli. Sementara Korea Utara akan menyumbangkan 169 kapal patroli, 4 korvet, 1 fregat, dan 35 kapal selam.

3. Hulu Ledak Nuklir


Bicara soal kekuatan militer, Rusia dan Korea Utara juga punya senjata rahasia yang mematikan. Sebagaimana diketahui, mereka menjadi dua dari sedikit negara di dunia yang memiliki persenjataan nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved