Kapten Kapal Induk Eisenhower AS Respons Klaim Houthi: Kami Belum Tenggelam

Senin, 17 Juni 2024 - 14:06 WIB
loading...
A A A
Kapal induk ini juga merupakan kapal yang paling banyak dikerahkan di antara seluruh armada AS selama lima tahun terakhir, menurut analisis layanan berita US Naval Institute.

Seorang pelaut, Letnan Joseph Hirl asal Raleigh, North Carolina, mengenakan tempelan bertuliskan: “Ayo Angkatan Laut, Kalahkan Houthi.” Meskipun ini adalah permainan dari seruan klasik untuk pertandingan sepak bola tahunan Angkatan Darat-Angkatan Laut, perwira penerbangan Angkatan Laut menekankan bahwa dia tahu pertempuran itu sangat serius.

“Ini merupakan stres yang dialami sehari-hari karena mengetahui bahwa kita sedang ditembak, sehingga memberikan realisme pada keseluruhan pengalaman bahwa ini bukan pengerahan yang normal,” kata Hirl.

Sementara itu, amunisi juga masih menjadi perhatian. Sekretaris Angkatan Laut Carlos Del Toro mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat AS pada bulan Mei bahwa Angkatan Laut telah menghabiskan setidaknya USD1 miliar untuk persenjataan untuk berperang di Laut Merah.

Setiap pemimpin di kapal Eisenhower yang diajak bicara oleh AP mengakui bahwa Angkatan Laut sedang mencoba menggunakan senjata yang tepat untuk melawan Houthi, yang peperangan asimetrisnya membuat mereka menggunakan amunisi yang jauh lebih murah.

“Para pelaut saya, kapal saya sangat berharga—saya tidak ingin seorang kapten memiliki kalkulus seperti itu,” kata Kapten David Wroe, komodor yang mengawasi kapal perusak berpeluru kendali yang mengawal Eisenhower.

“Ancaman untuk mempertahankan kedalaman magasin, untuk memiliki lebih banyak rudal, tentu saja merupakan pertanyaan taktis yang erat.”

Untuk saat ini, kapal Eisenhower melanjutkan patrolinya bersama USS Philippine Sea, sebuah kapal penjelajah, dan dua kapal perusak, USS Gravely dan USS Mason. Sudah dua kali diperpanjang dan selalu ada kemungkinan hal itu bisa terulang kembali.

Namun Hill mengatakan para pelautnya tetap siap berperang dan dia tetap siap untuk terus menjadi kapten dengan gayanya.

“Saya menyadari suatu saat dalam karier saya bahwa, salah satu hal yang dibutuhkan semua manusia adalah dicintai dan dihargai,” kata Hill.

“Jadi saya tidak perlu takut, sebagai seorang pemimpin, untuk mencoba mencintai dan menghargai semua orang, dan juga mengharapkan para pemimpin lain yang menjadi tanggung jawab saya untuk mencintai dan menghargai para pelaut mereka.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Kisah Tiara, Anak Penjual...
Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved