alexametrics

Pasca Serangan Bom, WNI di Sri Lanka Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

loading...
Pasca Serangan Bom, WNI di Sri Lanka Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Dubes RI di Sri Lanka, I Gusti Ngurah Ardiyasa mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepadaWNI untuk meningkatkan kewaspadaan pasca serangan bom. Foto/Reuters
A+ A-
KOLOMBO - Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka, I Gusti Ngurah Ardiyasa mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) untuk meningkatkan kewaspadaan pasca serangan bom di negara itu. Serangan bom tersebut menargetkan tiga gereja dan tiga hotel.

"Sudah kita buatkan imbauan untuk WNI agar waspada, menghindari tempat-tempat keramaian dan lain-lainnya," Kata Ngurah Ardiyasa melalui pesan singkat kepada Sindonews, Minggu (21/4).

Sementara itu, ketika disinggung adakah WNI yang menjadi korban dalam serangan itu, Ngurah Ardiyasa mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya WNI yang menjadi korban.

Sebelumnya diwartakan, setidaknya 156 orang tewas akibat serangan di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka. Sumber di kepolisian Sri Lanka mengatakan, setidaknya 45 orang telah tewas di Kolombo, tempat tiga hotel dan sebuah gereja dihantam ledakan.

Sementara 67 lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah gereja di Negombo di utara ibukota, dan 25 lainnya tewas di sebuah gereja di kota Batticaloa, di sebdlah timur negara itu. Motif dari ledakan itu tidak diketahui dan tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab.

Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengutuk serangkaian ledakan yang menewaskan sedikitnya 137. Ranil menyebut serangan itu sebagai tindakan pengecut dan mengatakan pihaknya berusaha untuk mengatasi situasi ini.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak