Siapa Tony Evans? Pendeta yang Mundur dari Gereja karena Dosa Masa Lalu

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:03 WIB
loading...
Siapa Tony Evans? Pendeta...
Tory Evans mundur dari gereja. Foto/Christiany Today
A A A
WASHINGTON - Penyiar radio evangelis Tony Evans telah mengundurkan diri sebagai pendeta senior di Oak Cliff Bible Fellowship di Dallas, Amerika Serikat karena “dosa” yang tidak disebutkan namanya.

Keputusan bagi pendiri gereja untuk mundur diambil setelah "doa yang luar biasa dan beberapa pertemuan" dengan Evans dan para tetua gereja, tulis Evans dalam sebuah pernyataan. Meskipun dia mengatakan bahwa dia "tidak melakukan kejahatan", dia "tidak menggunakan penilaian yang benar dalam tindakan saya."

“Mengingat hal ini, saya menjauh dari tugas pastoral saya dan tunduk pada proses penyembuhan dan pemulihan yang ditetapkan oleh para penatua,” katanya. “Ini akan memberi saya waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan dan penyembuhan spiritual.”

Pria berusia 74 tahun asal Baltimore ini berkata bahwa dia akan “menerapkan standar alkitabiah mengenai pertobatan dan pemulihan pada diri saya sendiri seperti yang saya terapkan pada orang lain.

Pendeta Bobby Gibson dan para penatua gereja diperkirakan akan berbagi lebih banyak informasi mengenai kepemimpinan sementara akhir pekan ini.

Evans mendirikan gereja pada tahun 1976

Evans mendirikan Oak Cliff Bible Fellowship pada tahun 1976. Gereja Dallas awalnya hanya beranggotakan 10 orang di rumahnya tetapi sekarang memiliki lebih dari 10.000 anggota.

Mantan pemimpin gereja ini menjadi pembawa acara program radio "The Alternative with Dr. Tony Evans," yang mengudara secara global di lebih dari 1.000 stasiun. Dia juga sebelumnya adalah pendeta untuk Dallas Mavericks dari NBA dan Dallas Cowboys dari NFL.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved