Militer AS Diam-diam Tertarik dengan Rudal Hipersonik Nuklir
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 09:49 WIB
loading...
Desain konsep misil hipersonik yang dirancang Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/Lockheed Martin
A
A
A
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) diam-diam tertarik untuk memiliki rudal balistik antarbenua (ICBM) hipersonik dengan hulu ledak nuklir. Namun, militer Amerika dengan cepat menarik informasi tersebut.
Pada 12 Agustus, Pusat Senjata Nuklir (NWC) Angkatan Udara Amerika, badan yang mengelola layanan senjata nuklir berbasis pesawat dan darat, mem-posting request for information (RFI) atau permintaan informasi di situs web permintaan publik Beta.sam.gov, meminta perusahaan untuk mengajukan ide dalam tujuh kategori berbeda untuk potensi upgrade ICBM.
(Baca juga : Jet Tempur Rusia dan Pesawat Pengintai AS Terlibat Insiden di Laut Hitam )
Ketika rudal balistik dapat dipersenjatai dengan hulu ledak konvensional, seperti yang telah dilakukan banyak negara, ICBM AS hanya memiliki satu tujuan, yakni mengirimkan serangan nuklir di sisi lain planet ini.
(Baca: China Pamer Rudal Hibrida, Sekali Tembak Habisi Seluruh Lapangan Udara )
Pada 12 Agustus, Pusat Senjata Nuklir (NWC) Angkatan Udara Amerika, badan yang mengelola layanan senjata nuklir berbasis pesawat dan darat, mem-posting request for information (RFI) atau permintaan informasi di situs web permintaan publik Beta.sam.gov, meminta perusahaan untuk mengajukan ide dalam tujuh kategori berbeda untuk potensi upgrade ICBM.
(Baca juga : Jet Tempur Rusia dan Pesawat Pengintai AS Terlibat Insiden di Laut Hitam )
Ketika rudal balistik dapat dipersenjatai dengan hulu ledak konvensional, seperti yang telah dilakukan banyak negara, ICBM AS hanya memiliki satu tujuan, yakni mengirimkan serangan nuklir di sisi lain planet ini.
(Baca: China Pamer Rudal Hibrida, Sekali Tembak Habisi Seluruh Lapangan Udara )
Lihat Juga :