Inilah Tentara Proksi AS dalam Perang Melawan Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:18 WIB
loading...
Inilah Tentara Proksi...
Brigade Azov menjadi tentara proksi AS dalam perang melawan Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) mencabut larangan terhadap Brigade Azov, mengizinkannya menerima pengiriman senjata. Brigade Azov, bagian dari Garda Nasional Ukraina, mendapat sorotan karena hubungannya dengan kelompok sayap kanan di masa lalu.

Departemen Luar Negeri AS telah mengumumkan bahwa mereka telah mencabut larangan terhadap Brigade Azov, mantan kelompok milisi Ukraina dengan sejarah ultranasionalis, yang memungkinkan unit Garda Nasional saat ini menerima pengiriman dan pelatihan senjata Amerika.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan kepada BBC bahwa setelah pemeriksaan terhadap brigade tersebut, "tidak ada bukti pelanggaran berat hak asasi manusia."

Terikat dengan Kebencian Sayap Kanan

Inilah Tentara Proksi AS dalam Perang Melawan Rusia

Foto/Reuters

Kelompok ini didirikan pada tahun 2014 sebagai Batalyon Azov oleh seorang tokoh yang terkait dengan kelompok kebencian sayap kanan di Ukraina. Dugaan anggota unit tersebut memiliki hubungan dengan kelompok sayap kanan membuat AS melarang kelompok tersebut menerima bantuan.

Unit yang sekarang dikenal sebagai Brigade Azov ini menjadi bagian dari Garda Nasional Ukraina pada tahun 2015. Unit ini berusaha menjauhkan diri dari masa lalunya yang buruk, namun juga telah dilarang menerima bantuan AS selama bertahun-tahun, sejak disahkannya Kongres pada tahun 2018. tagihan pengeluaran.

Bukti Standar Ganda AS

Inilah Tentara Proksi AS dalam Perang Melawan Rusia

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Berita Terkini
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved