Rafah Masih Jadi Jebakan Mematikan bagi Tentara Israel, Ini Buktinya

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:10 WIB
loading...
A A A
Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengklaim bahwa 274 orang tewas dalam operasi tersebut, meskipun angka tersebut tidak dapat diverifikasi dan mencakup baik kombatan maupun warga sipil. Pasukan Israel mengatakan mereka mengetahui kurang dari 100 warga Palestina yang terbunuh di sana dan tidak mengetahui berapa banyak di antara mereka yang menjadi pejuang.

Kantor hak asasi manusia PBB mengatakan pada hari Selasa bahwa Israel dan Hamas bisa saja bersalah atas kejahatan perang atas jumlah korban tewas dalam operasi penyelamatan.

“Ratusan warga Palestina, banyak di antaranya warga sipil, dilaporkan tewas dan terluka,” kata Jeremy Laurence, juru bicara kantor hak asasi manusia PBB. “Lebih jauh lagi, dengan menyandera di daerah padat penduduk, kelompok bersenjata yang melakukan hal tersebut menempatkan nyawa warga sipil Palestina, serta para sandera itu sendiri, pada risiko tambahan akibat permusuhan. Semua tindakan ini, yang dilakukan oleh kedua belah pihak, mungkin merupakan kejahatan perang.”

Berbicara kepada pasukan setelah ditarik keluar dari Gaza, Komandan Divisi 98, Brigjen Jenderal Dan Goldfus, mengatakan, “masih ada 120 sandera lagi di Gaza, dan kami tidak akan berhenti sampai kami membawa mereka pulang.”

“Kita juga wajib menghancurkan musuh di atas dan di bawah tanah. Ini yang sudah kami lakukan selama delapan bulan, dan begitulah yang akan kami lanjutkan,” imbuhnya.

Perang di Gaza meletus setelah pembantaian tanggal 7 Oktober di Israel selatan, di mana ribuan teroris pimpinan Hamas menyerbu melintasi perbatasan menuju Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Jalur Gaza mengatakan bahwa lebih dari 37.000 orang telah terbunuh di wilayah kantong Palestina sejak 7 Oktober, meskipun jumlah ini tidak dapat diverifikasi dan tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan, yang menurut Israel telah membunuh 15.000 orang dalam pertempuran.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved