Siapa Benny Gantz? Menteri Israel yang Mundur karena Ingin Menggulingkan Netanyahu

Senin, 10 Juni 2024 - 16:16 WIB
loading...
A A A
Dia menyerukan kendali militer Israel atas sebagian besar Tepi Barat, yang telah diduduki oleh tentara Israel sejak tahun 1967, serta aneksasi Lembah Yordan.

Ia bergabung dengan tentara pada usia 18 tahun, naik pangkat menjadi jenderal pada tahun 2001 dan menjadi panglima militer pada tahun 2011, ketika ia memimpin dua perang melawan Hamas.

“Dia tidak meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada tentara namun tetap mempertahankan citra stabilitas dan kejujuran,” menurut Amos Harel, reporter pertahanan di harian Israel Haaretz.

Bahkan ketika ia berupaya untuk menyerang kelompok-kelompok Palestina yang bertanggung jawab atas serangan anti-Israel, ia secara bersamaan terlibat dalam diskusi untuk mengatasi “masalah keamanan dan ekonomi” dengan Otoritas Palestina, yang memiliki sebagian kewenangan administratif di Tepi Barat.

Meniti Karier sebagai Prajurit hingga Menjadi Jenderal

Siapa Benny Gantz? Menteri Israel yang Mundur karena Ingin Menggulingkan Netanyahu

Foto/AP

Melansir Al Jazeera, Gantz bergabung dengan tentara pada usia 18 tahun dan naik pangkat menjadi komandan unit komando elit Shaldag Israel. Ia menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada 2011-2015. Selama perang tahun 2014 di Gaza, lebih dari 2.000 warga Palestina terbunuh.

Pada tahun 2018, ia menjadi sasaran gugatan perdata yang menuduhnya melanggar hukum internasional dengan sengaja menargetkan warga sipil. Pengadilan Belanda menolak kasus tersebut.

Gantz meluncurkan Partai Persatuan Nasional yang berhaluan kanan-tengah pada tahun 2019 dengan tujuan eksplisit untuk menyingkirkan Netanyahu dari kekuasaan.

Tangannya Penuh Darah Rakyat Palestina

Siapa Benny Gantz? Menteri Israel yang Mundur karena Ingin Menggulingkan Netanyahu

Foto/AP

Mantan jenderal tersebut adalah menteri pertahanan Israel pada tahun 2020-2022, dan pada tahun 2021, Israel melancarkan serangan 11 hari di Gaza yang menyebabkan lebih dari 250 warga Palestina tewas. Pada bulan Agustus tahun berikutnya, serangan udara dan artileri selama tiga hari terhadap Jihad Islam di Jalur Gaza menyebabkan 49 warga Palestina tewas termasuk beberapa pejuang.

Di dalam negeri, ia mendapat dukungan atas penentangannya terhadap kampanye perpecahan Netanyahu untuk memotong kekuasaan kehakiman. Namun, sejak bergabung dengan pemerintah persatuan, popularitas partainya menurun.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved