Menteri Kabinet Perang Israel Mundur, Sebut Netanyahu Gagal Menang Lawan Hamas

Senin, 10 Juni 2024 - 07:18 WIB
loading...
Menteri Kabinet Perang...
Benny Gantz, menteri utama Kabinet Perang PM Israel Benjamin Netanyahu, mengundurkan diri. Gantz menilai Netanyahu gagal menang dalam perang melawan Hamas di Gaza. Foto/Anadolu
A A A
TEL AVIV - Benny Gantz, seorang menteri utama Kabinet Perang Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, telah mengumumkan pengunduran dirinya.

Gantz menilai PM Netanyahu sudah gagal mencapai kemenangan dalam perang melawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina.

Gantz, mantan menteri pertahanan yang masuk Kabinet Perang tak lama setelah dimulainya perang di Gaza pada Oktober lalu, mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Minggu dengan alasan ketidaksepakatan dengan kebijakan Netanyahu.

“Netanyahu menghalangi kita untuk maju menuju kemenangan sejati,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNN, Senin (10/6/2024).

Baca Juga: Israel Bantai 210 Warga Palestina di Nuseirat, Ini Respons Keras Abu Ubaidah

“Untuk alasan ini kami meninggalkan pemerintahan darurat hari ini, dengan berat hati, namun dengan sepenuh hati," lanjut dia.

Gantz juga meminta Netanyahu untuk menetapkan tanggal pemilu baru, dan mendesaknya untuk tidak membiarkan Negara Israel terkoyak.

Meskipun hengkangnya Gantz tidak akan meruntuhkan koalisi yang berkuasa, mengingat partai Ketahanan Israel yang berhaluan tengah hanya memiliki enam kursi di Knesset (Parlemen), langkahnya pasti akan menimbulkan gelombang kejutan di seluruh lanskap politik negara Yahudi tersebut.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, menteri lain yang tidak memiliki portofolio, mantan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Gadi Eisenkot, juga mengundurkan diri dari kabinet. Yechiel Tropper, anggota Knesset, menyampaikan pengumuman serupa.

Netanyahu, melalui X, menyesali pengunduran diri Gantz, dan mendesaknya untuk tidak mundur dari pertempuran, serta mengeklaim bahwa ini sebenarnya adalah “waktunya untuk bergabung”.

PM rezim Zionis tersebut menyatakan bahwa dia siap bekerja sama dengan partai Zionis mana pun yang bersedia membantu menjembatani kemenangan atas musuh-musuh Israel.

Disintegrasi Kabinet Perang Israel terjadi bertepatan dengan pengunduran diri seorang jenderal penting Israel yang bertanggung jawab atas operasi Gaza, karena kegagalan menghentikan serangan awal Hamas pada Oktober 2023.

Dalam suratnya kepada atasannya, Kepala Divisi Gaza IDF, Brigadir Jenderal Avi Rosenfeld, mengatakan dia telah gagal dalam “misi hidupnya” dan berhenti dari dinas militer sama sekali.

Rosenfeld adalah perwira tinggi kedua yang mengundurkan diri terkait serangan Hamas 7 Oktober 2023, setelah kepala intelijen militer IDF mengundurkan diri awal tahun ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved