Maladewa Larang Masuk Pemegang Paspor Israel karena Perang di Gaza

Selasa, 04 Juni 2024 - 21:32 WIB
loading...
Maladewa Larang Masuk...
Wisatawan menikmati laut saat kapal pesiar berlayar melewati dekat pulau Vihamanafushi, Maladewa. Foto/REUTERS/Dinuka Liyanawatte
A A A
MALE - Maladewa mengumumkan pada Minggu (2/6/2024) bahwa mereka akan melarang warga Israel memasuki negara itu ketika kemarahan publik meningkat atas perang di Gaza.

“Presiden Maladewa Mohamed Muizzu telah memutuskan memberlakukan larangan terhadap paspor Israel,” ungkap juru bicara kantornya, tanpa memberikan rincian kapan undang-undang baru tersebut akan berlaku.

Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel merekomendasikan agar warganya tidak melakukan perjalanan ke Maladewa, termasuk mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda.

“Bagi warga negara Israel yang sudah berada di negara tersebut, disarankan untuk mempertimbangkan untuk pergi, karena jika mereka merasa tertekan karena alasan apa pun, akan sulit bagi kami untuk membantu,” ungkap pernyataan Kemlu Israel.

Selain melarang pemegang paspor Israel, kabinet Muizzu juga "memutuskan menunjuk utusan khusus untuk menilai kebutuhan Palestina" dan meluncurkan kampanye penggalangan dana "untuk membantu saudara dan saudari kita di Palestina" dengan bantuan UNRWA, badan bantuan Palestina PBB.

Awal tahun ini, sejumlah negara barat, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Kanada dan Jerman, menangguhkan pendanaan untuk UNRWA setelah Israel menuduh 12 pegawai UNRWA terlibat dalam serangan mendadak pada 7 Oktober yang dilancarkan Hamas di Israel selatan.

Akibat tudingan tersebut, UNRWA memutus kontrak 10 pegawainya (dua orang dipastikan meninggal dunia).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved