AS Selidiki Klaim F-16 Digunakan Pakistan untuk Tembak Jatuh Jet India

Senin, 04 Maret 2019 - 07:32 WIB
AS Selidiki Klaim F-16...
AS Selidiki Klaim F-16 Digunakan Pakistan untuk Tembak Jatuh Jet India
A A A
ISLAMABAD - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui kedutaan besarnya di Islamabad mengatakan bahwa Washington sedang menyelidiki klaim bahwa Pakistan menggunakan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh pesawat jet tempur MiG-21 India. Jika klaim itu benar, maka Islamabad melanggar perjanjian perdagangan peralatan militer Washington yang hanya membolehkan penggunaan jet tempur AS untuk misi kontra-terorisme.

"Kami mengetahui laporan ini dan mencari lebih banyak informasi," kata Kedutaan AS melalui seorang juru bicara seperti dikutip Reuters, Senin (4/3/2019). "Kami menanggapi semua dugaan penyalahgunaan dengan sangat serius," lanjut Kedutaan AS.

Pakistan dan India sama-sama melakukan misi pemboman udara Rabu pekan lalu, di mana jet tempur MiG-21 India ditembak jatuh di atas wilayah Kashmir dan pilotnya ditangkap militer Pakistan. Namun, India juga mengklaim menembak jatuh jet tempur F-16 Pakistan dengan jet tempur MiG-21.

Pakistan telah menyerahkan kembali pilot India yang ditangkap pada hari Jumat sebagai langkah nyata untuk mewujudkan perdamaian.

Pakistan sendiri membantah telah menggunakan jet tempur F-16 selama pertempuran udara dengan pesawat tempur India. Namun, Islamabad belum bersedia mengungkap pesawat tempur apa yang digunakannya. Laporan lain dari seorang pensiunan militer Pakistan mengklaim jet tempur JF-17 yang dirancang China adalah pesawat yang menjatuhkan jet tempur MiG-21 India.

Pakistan memiliki sejarah panjang dalam membeli perangkat keras militer AS, terutama pada tahun-tahun setelah 2001 ketika Islamabad dipandang sebagai mitra utama dalam perang melawan teror oleh koalisi pimpinan AS.

Pakistan membeli beberapa pesawat F-16, yang diproduksi oleh Lockheed Martin Corp AS, sebelum hubungan memburuk dan AS menghentikan penjualan peralatan militer bersubsidi pada 2016.

Tidak jelas apa yang sebenarnya disebut sebagai "perjanjian pengguna akhir" yang membatasi Pakistan untuk menggunakan jet tempur AS untuk serangan ofensif terhadap negara lain. "Pemerintah AS tidak mengomentari atau mengonfirmasi investigasi yang masih menunggu," imbuh Kedutaan AS di Islamabad.

Pada hari Kamis, para pejabat India menunjukkan bukti puing-puing rudal buatan AS yang hanya dapat ditembakkan dari jet F-16. Puing-puing rudal itu merupakan bukti pemboman udara oleh militer Pakistan di perbatasan Kashmir pada hari Rabu. Puing rudal itu pula yang dijadikan bukti oleh New Delhi bahwa Islamabad menggunakan jet tempur F-16 dalam pertempuran udara.

Di Kashmir yang dikelola India, pasukan New Delhi menembak mati dua gerilyawan pada hari Minggu setelah pertempuran tiga hari yang juga menewaskan lima personel pasukan keamanan India. Kematian itu menambah total korban tewas dalam konflik Kashmir menjadi 25 orang dalam dua minggu terakhir.

Serangan anti-militan diluncurkan India setelah kelompok militan yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Mohammed menewaskan 40 polisi paramiliter India dalam sebuah bom bunuh diri pada 14 Februari.
(mas)
Berita Terkait
6 Jet Tempur Koleksi...
6 Jet Tempur Koleksi Pakistan, Salah Satunya Sukses Jatuhkan Jet India
Jenderal Pakistan: Kami...
Jenderal Pakistan: Kami Mampu Hancurkan Lebih Banyak Lagi Jet Tempur India
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Pejabat Militer India Akui Kehilangan Jet Tempur dalam Perang Pakistan
Siapa Jaish-e Mohammed?...
Siapa Jaish-e Mohammed? Kelompok Pejuang Kashmir yang Diserang Jet Tempur India
India Ketar-ketir AS...
India Ketar-ketir AS Bantu Militer Pakistan dengan Paket Perawatan F-16
Siapa Ayesha Farooq?...
Siapa Ayesha Farooq? Pilot Jet Tempur Perempuan Pertama Pakistan yang Jadi Pahlawan
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
2 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 jam yang lalu
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
6 jam yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
7 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
8 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
9 jam yang lalu
Infografis
25 Drone Kamikaze yang...
25 Drone Kamikaze yang Dioperasikan India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved