Israel Terus Gempur Rafah Meski ICJ Perintahkan Zionis Setop Serangan
Sabtu, 25 Mei 2024 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Serangan Israel secara serentak di wilayah utara dan selatan Gaza bulan ini telah menyebabkan eksodus baru ratusan ribu warga Palestina meninggalkan rumah mereka, dan memutus jalur akses utama bantuan, sehingga meningkatkan risiko kelaparan.
Israel mengatakan pasukannya menyerbu Jabalya, kamp pengungsi terbesar dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Gaza, beberapa bulan sebelum perang.
Namun mereka kembali ke sana bulan ini dengan mengatakan mereka perlu mencegah berkumpulnya kembali para pejuang, dan wilayah tersebut telah menyaksikan pertempuran sengit dalam beberapa pekan terakhir.
Warga mengatakan, pada Jumat, tank-tank telah menghancurkan pasar lokal dan buldoser terus merobohkan toko-toko dan properti di gang-gang sempit Jabalya. Sayap bersenjata Hamas mengatakan para pejuangnya telah menyerang tiga tank di sana.
Tank-tank juga bergerak mendekati Rumah Sakit Kamal Adwan di dekatnya, di mana petugas medis mengatakan tembakan Israel telah menyebabkan penghentian operasi di fasilitas medis terakhir yang berfungsi di Jalur Gaza utara.
Israel mengatakan pasukannya menyerbu Jabalya, kamp pengungsi terbesar dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Gaza, beberapa bulan sebelum perang.
Namun mereka kembali ke sana bulan ini dengan mengatakan mereka perlu mencegah berkumpulnya kembali para pejuang, dan wilayah tersebut telah menyaksikan pertempuran sengit dalam beberapa pekan terakhir.
Warga mengatakan, pada Jumat, tank-tank telah menghancurkan pasar lokal dan buldoser terus merobohkan toko-toko dan properti di gang-gang sempit Jabalya. Sayap bersenjata Hamas mengatakan para pejuangnya telah menyerang tiga tank di sana.
Tank-tank juga bergerak mendekati Rumah Sakit Kamal Adwan di dekatnya, di mana petugas medis mengatakan tembakan Israel telah menyebabkan penghentian operasi di fasilitas medis terakhir yang berfungsi di Jalur Gaza utara.
(sya)
Lihat Juga :