Iran Naik Pitam Dituding Beri Taliban Hadiah Bunuh Tentara AS

Rabu, 19 Agustus 2020 - 18:29 WIB
loading...
A A A
Klaim tersebut juga dibantah baik oleh Moskow dan Taliban, dengan Kremlin mengecam tuduhan itu sebagai "omong kosong" dan kelompok militan menyebut mereka sebagai upaya untuk menghalangi penarikan pasukan AS dari Afghanistan. (Baca: Menlu Rusia Bantah Laporan Moskow Beri Taliban Hadiah Bunuh Tentara AS )

Perkembangan itu terjadi setelah AS dan Taliban menandatangani perjanjian perdamaian yang telah lama ditunggu-tunggu di ibu kota Qatar, Doha pada akhir Februari, yang menetapkan jadwal bagi AS untuk menarik dari 13.000 tentaranya dari Afghanistan.

Perjanjian itu juga menetapkan pembebasan hingga 5.000 tahanan Taliban dan kerja sama AS dengan pemerintah Islam Afghanistan pasca-penyelesaian yang baru dan non-campur tangan Washington dalam urusan internal Kabul.

Sebagai gantinya, Taliban berkewajiban mengambil langkah-langkah untuk mencegah kelompok teroris, seperti al-Qaeda, menggunakan Afghanistan untuk mengancam keamanan AS dan sekutunya. (Baca: AS-Taliban Teken Kesepakatan Damai, Akhiri Perang 19 Tahun )

Pasukan AS telah terlibat dalam operasi militer di Afghanistan selama 19 tahun sejak serangan teroris 9/11, tetapi dengan sedikit keberhasilan, gagal mengalahkan Taliban atau membangun perdamaian di negara itu dengan cara lain.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Berita Terkini
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved