Sejarawan AS Ramal Perang Dunia III Segera Terjadi Tanpa Ukraina
Rabu, 22 Mei 2024 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Inggris Raya dan Prancis saat itu menawarkan jaminan keamanan kepada Polandia, namun meskipun demikian, pasukan Hitler menginvasi Polandia pada bulan September 1939. London dan Paris kemudian menyatakan perang terhadap Jerman, yang memulai Perang Dunia II.
“Jika Ukraina menyerah, atau jika kita menyerahkan Ukraina, maka ini adalah perang Rusia yang berbeda di masa depan,” kata Snyder dalam konferensi di Ibu Kota Estonia, Tallinn, seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (22/5/2024).
“Ini adalah Rusia yang berperang dengan teknologi Ukraina, tentara Ukraina, dari posisi geografis yang berbeda,” ujarnya.
"Kemudian kita berada di tahun 1939. Sekarang kita berada di tahun 1938. Akibatnya, apa yang dibiarkan oleh Ukraina adalah membiarkan kita memperpanjang tahun 1938. Mereka membantu kita menghindari tahun 1939," paparnya membandingkan perang Ukraina sekarang ini dengan perang tahun 1938.
Konflik besar-besaran yang terjadi di Ukraina selama lebih dari dua tahun telah meningkatkan kemungkinan terjadinya Perang Dunia III. Namun, negara-negara NATO sudah jelas bahwa mereka bukan pihak yang terlibat dalam perang di Ukraina, dan ingin mengurangi kemungkinan kekerasan menyebar ke luar perbatasan negara tersebut.
Kyiv telah memperingatkan bahwa, jika Ukraina jatuh ke tangan pasukan Rusia, negara-negara lain di Eropa akan menjadi sasaran berikutnya dalam daftar sasaran Moskow.
“Jika Ukraina menyerah, atau jika kita menyerahkan Ukraina, maka ini adalah perang Rusia yang berbeda di masa depan,” kata Snyder dalam konferensi di Ibu Kota Estonia, Tallinn, seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (22/5/2024).
“Ini adalah Rusia yang berperang dengan teknologi Ukraina, tentara Ukraina, dari posisi geografis yang berbeda,” ujarnya.
"Kemudian kita berada di tahun 1939. Sekarang kita berada di tahun 1938. Akibatnya, apa yang dibiarkan oleh Ukraina adalah membiarkan kita memperpanjang tahun 1938. Mereka membantu kita menghindari tahun 1939," paparnya membandingkan perang Ukraina sekarang ini dengan perang tahun 1938.
Konflik besar-besaran yang terjadi di Ukraina selama lebih dari dua tahun telah meningkatkan kemungkinan terjadinya Perang Dunia III. Namun, negara-negara NATO sudah jelas bahwa mereka bukan pihak yang terlibat dalam perang di Ukraina, dan ingin mengurangi kemungkinan kekerasan menyebar ke luar perbatasan negara tersebut.
Kyiv telah memperingatkan bahwa, jika Ukraina jatuh ke tangan pasukan Rusia, negara-negara lain di Eropa akan menjadi sasaran berikutnya dalam daftar sasaran Moskow.
Lihat Juga :