alexametrics

Arab Saudi dan China Perkuat Kemitraan

loading...
Arab Saudi dan China Perkuat Kemitraan
Arab Saudi dan China Perkuat Kemitraan. (Reuters).
A+ A-
BEIJING - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) mendarat di Beijing kemarin dalam tur Asia pekan ini untuk memperkuat kerja sama dengan sejumlah negara.

MBS telah mengunjungi Pakistan dan India selama perjalanan pekan ini dan mengumumkan sejumlah investasi baru di bidang energi dan infrastur. Kali ini MBS mengunjungi China sebagai mitra dagang terbesar Arab Saudi.

Pengeran Saudi itu akan bertemu Wakil Perdana Menteri (PM) China Han Zheng pada Jumat (22/2) pagi, sebelum duduk bersama Presiden Xi Jinping pada siang hari ini. Kunjungan MBS ini hampir dua tahun sejak ayahnya, Raja Salman Bin Abdulaziz al-Saud bertemu Xi dalam tur Maret 2017. “Saat itu kedua pihak sepakat meningkatkan kerja sama di semua bidang,” ungkap laporan kantor berita Xinhua.



Sejak saat itu terjadi perubahan besar dalam citra internasional Saudi. MBS berupaya memperbaiki reputasi Saudi setelah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul tahun lalu. MBS menyangkal terkait dalam pembunuhan itu.

Dalam pertemuan G20 di Argentina akhir tahun lalu, saat sebagian besar pemimpin dunia mengkritik Saudi, Xi menjadi salah satu dari sedikit pemimpin yang berfoto bersama MBS.

China merupakan mitra dagang terbesar Saudi, melebihi negara-negara Eropa dan aliansi dekat Amerika Serikat (AS). Pada 2018, impor dari Saudi ke China mencapai USD46 miliar.

Kedua negara juga saling meminta dukungan untuk berbagai inisiatif kebijakan pemimpin mereka. Saudi sebelumnya mengungkapkan minat terlibat dalam rencana infrastruktur Belt and Road yang dicanangkan Xi untuk membangun jalan, jalur kereta dan pelabuhan yang menghubungkan China ke dunia. Melalui jalur maritim Beijing, sejumlah besar perdagangan China akan melalui Laut Merah yang berbatasan Saudi, menuju Eropa.

Pengamat menyatakan Saudi berharap China akan menjadi bagian penting dari proyek Visi 2030 Saudi yang dicanangkan MBS. Visi itu berisi rencana ekonomi untuk menjadikan Saudi tak tergantung pada pendapatan minyak.

Pengamat senior Euromonitor International Rabia Yasmeen menyatakan kunjungan MBS ke Asia penting utnuk kesuksesan Visi 2030 tersebut. “Kunjungan itu diperkirakan membawa lebih banyak hasil di bidang ekonomi terkait dengan Inisiatif China One Belt One Road dan tentang bagaimana pemerintah Saudi dapat mendorong inisiatif untuk Visi Saudi 2030,” ujar dia.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak