alexametrics

PM Malaysia Mahathir Diklaim akan Dikudeta, Anwar Ibrahim Menyangkal

loading...
PM Malaysia Mahathir Diklaim akan Dikudeta, Anwar Ibrahim Menyangkal
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/The Star
A+ A-
PETALING JAYA - Seorang aktivis sosial dan blogger mengklaim ada sebuah plot dari internal koalisi Pakatan Harapan untuk mengkudeta Perdana Menteri Mahathir Mohamad melalui voting mosi tidak percaya. Namun, Anwar Ibrahim yang dijanjikan Mahathir akan menggantikannya sebagai PM Malaysia membantah klaim tersebut.

Aktivis yang membuat klaim polot kudeta itu adalah Mujahidin Zulkiffli. Dia mengklaim bahwa ia pertama kali mendengar tentang rencana untuk menggulingkan Mahathir Mohamad beberapa minggu yang lalu dari seorang sumber.

"Beberapa faksi secara diam-diam berencana untuk melakukan kudeta, kemungkinan besar melalui pemungutan suara (mosi) tidak percaya di Parlemen atas kepemimpinan Tun M (Mahathir)," kata Mujahidin, yang juga mem-posting klaim itu di Facebook.



Aktivis itu tidak menyebut nama orang-orang yang terlibat dalam plot kudeta. Dia mengatakan bahwa seorang mantan menteri Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) sebelumnya mencoba meluncurkan plot kudeta terhadap Mahathir dengan mengorganisir dukungan untuk PM masa depan Malaysia.

Mujahidin mengatakan seorang menteri kabinet saat ini telah menunjukkan foto keluarganya yang pro-Mahathir sedang berlibur bersama mantan menteri UMNO. Dia mengatakan itu adalah sinyal untuk menyatakan bahwa kudeta terhadap Perdana Menteri tidak akan berhasil.

Berbicara kepada The Star, Senin (18/2/2019), Mujahidin membenarkan bahwa dia telah menulis posting Facebook soal plot kudeta itu. Namun, dia menolak untuk memberikan informasi lebih lanjut.

Dalam posting-nya, ia tidak menyebutkan nama tetapi melaporkan sebuah foto di media sosial yang menunjukkan Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Azmin Ali dan mantan wakil presiden UMNO Seri Hishammuddin Hussein dan keluarga mereka sedang berlibur bersama di luar negeri memiliki "lidah bergoyang".

“Jadi sekarang, mosi tidak percaya lainnya ada dalam perencanaan. Pak Tua (Mahathir) kemudian memeriksa rencana ini dengan membawa tujuh pembelot UMNO ke partainya (Partai Pribumi Bersatu Malaysia)," ujarnya.

"Ingat, ada sekitar 30 lebih siap untuk melompat ke kapal," tulis Mujahidin.
halaman ke-1 dari 4
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak