Israel Bersiap Luncurkan Serangan Skala Penuh di Rafah dalam Beberapa Hari

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:38 WIB
loading...
Israel Bersiap Luncurkan...
Pengungsi Palestina berlindung di tenda kamp, di Rafah, selatan Jalur Gaza, 14 Februari 2024. Foto/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
A A A
RAFAH - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menilai Israel memiliki cukup pasukan di kota Rafah di Gaza untuk melanjutkan operasi darat skala penuh dalam beberapa hari mendatang.

Kabar itu diungkap CNN, mengutip para pejabat senior. Pada saat yang sama, masih belum jelas bagi para pejabat senior AS apakah negara kolonial Israel memutuskan melancarkan serangan skala penuh, yang menurut mereka akan menjadi bentuk perlawanan terhadap Biden, yang telah memperingatkan para pemimpin Israel agar tidak melakukan operasi semacam itu.

Pemerintahan Biden juga khawatir Israel belum membuat persiapan apa pun untuk tata kelola wilayah kantong tersebut pascaperang dalam mencapai tujuannya di medan perang, menurut laporan itu.

Senin lalu (13/5/2024), IDF melancarkan apa yang disebutnya operasi kontraterorisme di timur Rafah, di perbatasan dengan Mesir, dan menguasai perbatasan di sisi Gaza.

Pada Jumat, media Israel melaporkan kabinet militer Israel telah menyetujui perluasan operasi darat.
Pihak berwenang Israel mengatakan operasi tersebut bertujuan melenyapkan sisa batalion gerakan Palestina Hamas di Jalur Gaza.

Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dan melanggar perbatasan, menyerang lingkungan sipil dan pangkalan militer.

Hampir 1.200 orang di Israel tewas dan sekitar 240 lainnya diculik dalam serangan itu. Media Israel kemudian melaporkan banyak para korban warga itu ditembaki sendiri oleh tentara Israel.

Israel telah membunuh lebih dari 35.000 orang di Jalur Gaza, sebagian besar wanita dan anak-anak.

Baca juga: Israel Bantai 35.091 Warga Palestina di Gaza, AS Bilang Bukan Genosida
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved