AS Gunakan AI Terbangkan Jet Tempur, Ingin Unggul Dibandingkan China

Senin, 13 Mei 2024 - 11:11 WIB
loading...
A A A
AI sejauh ini hanya diuji pada C-17. Pesawat lain juga akan diuji, dan jika berhasil, hal ini dapat memberi militer cara lain untuk beroperasi jika GPS tidak berfungsi.

Vista, F-16 yang dikendalikan AI, memiliki jalur keselamatan yang cukup baik saat Angkatan Udara melatihnya.

Ada batasan mekanis yang menghalangi AI yang masih belajar untuk melakukan manuver yang dapat membahayakan pesawat.

Ada juga pilot keselamatan yang dapat mengambil alih kendali AI hanya dengan menekan satu tombol.

AlgoritmA tidak dapat belajar selama penerbangan, jadi setiap kali algoritma tersebut aktif, ia hanya memiliki data dan kumpulan aturan yang telah dibuat dari penerbangan sebelumnya.

Saat penerbangan baru selesai, algoritma ditransfer kembali ke simulator tempat algoritma tersebut memasukkan data baru yang dikumpulkan dalam penerbangan untuk dipelajari, membuat kumpulan aturan baru, dan meningkatkan kinerjanya.

Namun AI belajar dengan cepat. Karena kecepatan komputasi super yang digunakan AI untuk menganalisis data, dan kemudian menerbangkan aturan baru tersebut di simulator, kecepatan AI dalam menemukan cara paling efisien untuk terbang dan bermanuver telah membuatnya mengalahkan beberapa pilot manusia dalam latihan dogfighting.

Namun keselamatan masih menjadi perhatian penting, dan para pejabat mengatakan cara paling penting untuk mempertimbangkan keselamatan adalah dengan mengontrol data apa yang dimasukkan kembali ke dalam simulator agar AI dapat belajar.

Dalam kasus jet, para pejabat memastikan data mencerminkan penerbangan yang aman.

Pada akhirnya Angkatan Udara berharap bahwa versi AI yang sedang dikembangkan dapat berfungsi sebagai otak bagi 1.000 armada pesawat tempur tak berawak yang sedang dikembangkan oleh General Atomics dan Anduril.

Dalam percobaan pelatihan AI tentang cara pilot berkomunikasi, anggota layanan yang ditugaskan di MIT membersihkan rekaman untuk menghapus informasi rahasia dan bahasa pilot yang terkadang tidak sopan.

"Mempelajari cara pilot berkomunikasi adalah refleksi dari komando dan kendali, cara berpikir pilot. Mesin juga perlu memahami hal tersebut jika ingin menjadi sangat baik,” kata Grady.

“Mereka tidak perlu belajar cara mengumpat.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved