57 Negara Mayoritas Muslim Bertemu di Gambia Namun Hanya bisa Mengecam Israel
Sabtu, 11 Mei 2024 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, bahasan utama dalam pertemuan ini mencakup pernyataan di mana negara-negara tersebut menyatakan solidaritas terhadap masyarakat di Jalur Gaza, dan mengutuk agresi Israel yang selama lebih dari enam bulan menimbulkan banyak kerusakan dan korban jiwa.
Para pemimpin OKI mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan kejahatan genosida yang dilakukan pendudukan Israel di Jalur Gaza.
Para pemimpin pada pertemuan tersebut juga mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Mahkamah Internasional dan melakukan segala upaya untuk mempercepat kedatangan semua bantuan kemanusiaan dan menolak segala upaya untuk mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka.
Meski telah muncul banyak korban jiwa dan timbul kerusakan besar di Gaza, pertemuan tersebut tidak menghasilkan banyak kemarahan terhadap Israel, seperti yang terjadi pada beberapa pertemuan puncak serupa di masa lalu.
Misalnya, pada tahun 2003, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammed, menggunakan pertemuan puncaknya untuk mengecam Israel dan mengklaim bahwa orang-orang Yahudi "memerintah dunia melalui perwakilan", dalam laporan FDD.
Para pemimpin OKI mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan kejahatan genosida yang dilakukan pendudukan Israel di Jalur Gaza.
Para pemimpin pada pertemuan tersebut juga mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Mahkamah Internasional dan melakukan segala upaya untuk mempercepat kedatangan semua bantuan kemanusiaan dan menolak segala upaya untuk mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka.
Meski telah muncul banyak korban jiwa dan timbul kerusakan besar di Gaza, pertemuan tersebut tidak menghasilkan banyak kemarahan terhadap Israel, seperti yang terjadi pada beberapa pertemuan puncak serupa di masa lalu.
Misalnya, pada tahun 2003, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammed, menggunakan pertemuan puncaknya untuk mengecam Israel dan mengklaim bahwa orang-orang Yahudi "memerintah dunia melalui perwakilan", dalam laporan FDD.
Lihat Juga :