Pemukim Israel Bakar Markas UNRWA di Yerusalem
Jum'at, 10 Mei 2024 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
“Pemukim ekstremis Israel menyerang dan membakar di sekitar markas UNRWA di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem yang diduduki,” ungkap laporan PALESTINA ONLINE ???????? (@OnlinePalEng) pada 9 Mei 2024.
Pemukim Israel telah melakukan protes di luar kompleks UNRWA di Yerusalem selama dua bulan terakhir.
Lazzarini mencatat protes pada Selasa telah berubah menjadi kekerasan ketika para demonstran melemparkan batu ke arah para staf PBB dan gedung-gedung, “di bawah pengawasan polisi Israel.”
“Selama beberapa bulan terakhir, staf PBB sering menjadi sasaran pelecehan dan intimidasi. Kompleks kami telah dirusak secara serius. Dalam beberapa kesempatan, ekstremis Israel mengancam staf kami dengan senjata,” ungkap dia.
Ketua UNRWA menekankan merupakan tanggung jawab Israel sebagai kekuatan pendudukan untuk memastikan para personel dan fasilitas PBB dilindungi setiap saat.
“Saya menyerukan kepada semua pihak yang mempunyai pengaruh untuk mengakhiri serangan-serangan ini dan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab,” ujar dia.
Dia menjelaskan, “Pelaku serangan ini harus diselidiki dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Kurang dari itu akan menjadi standar baru yang berbahaya.”
Baca juga: Israel Ancam Gunakan 'Rudal Bodoh' di Gaza setelah AS Setop Transfer Senjata Presisi
Pelecehan dan Intimidasi
Pemukim Israel telah melakukan protes di luar kompleks UNRWA di Yerusalem selama dua bulan terakhir.
Lazzarini mencatat protes pada Selasa telah berubah menjadi kekerasan ketika para demonstran melemparkan batu ke arah para staf PBB dan gedung-gedung, “di bawah pengawasan polisi Israel.”
“Selama beberapa bulan terakhir, staf PBB sering menjadi sasaran pelecehan dan intimidasi. Kompleks kami telah dirusak secara serius. Dalam beberapa kesempatan, ekstremis Israel mengancam staf kami dengan senjata,” ungkap dia.
Ketua UNRWA menekankan merupakan tanggung jawab Israel sebagai kekuatan pendudukan untuk memastikan para personel dan fasilitas PBB dilindungi setiap saat.
“Saya menyerukan kepada semua pihak yang mempunyai pengaruh untuk mengakhiri serangan-serangan ini dan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab,” ujar dia.
Dia menjelaskan, “Pelaku serangan ini harus diselidiki dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Kurang dari itu akan menjadi standar baru yang berbahaya.”
Baca juga: Israel Ancam Gunakan 'Rudal Bodoh' di Gaza setelah AS Setop Transfer Senjata Presisi
(sya)
Lihat Juga :