Putin Nilai Barat Sombong, Sebut Nuklir Rusia Siap Tempur
Jum'at, 10 Mei 2024 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Keamanan sangat ketat di ibu kota, dan parade dibatalkan di beberapa wilayah, termasuk wilayah Kursk barat dan Pskov, karena masalah keamanan.
Parade militer di Moskow diperkecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di tengah mobilisasi di garis depan.
Putin menyebut perang yang sedang berlangsung di Ukraina sebagai bagian dari perjuangan melawan Barat, yang menurutnya mempermalukan Rusia setelah runtuhnya Tembok Berlin pada tahun 1989 dengan melanggar batas wilayah pengaruh Moskow.
Ukraina dan sekutu Barat-nya berjanji akan mengalahkan Rusia, yang saat ini menguasai sekitar 18 persen wilayah Ukraina, termasuk Crimea, dan sebagian dari empat wilayah di Ukraina timur.
Beberapa pemimpin negara hadir dalam parade militer Hari Kemenangan, di antaranya pemimpin Belarusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Kuba, Laos, dan Guinea-Bissau.
Para pejabat Rusia mengatakan perang Ukraina memasuki fase paling berbahaya hingga saat ini. Putin telah berulang kali memperingatkan risiko perang yang lebih luas yang melibatkan negara-negara kekuatan nuklir terbesar di dunia.
Parade militer di Moskow diperkecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di tengah mobilisasi di garis depan.
Putin menyebut perang yang sedang berlangsung di Ukraina sebagai bagian dari perjuangan melawan Barat, yang menurutnya mempermalukan Rusia setelah runtuhnya Tembok Berlin pada tahun 1989 dengan melanggar batas wilayah pengaruh Moskow.
Ukraina dan sekutu Barat-nya berjanji akan mengalahkan Rusia, yang saat ini menguasai sekitar 18 persen wilayah Ukraina, termasuk Crimea, dan sebagian dari empat wilayah di Ukraina timur.
Beberapa pemimpin negara hadir dalam parade militer Hari Kemenangan, di antaranya pemimpin Belarusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Kuba, Laos, dan Guinea-Bissau.
Para pejabat Rusia mengatakan perang Ukraina memasuki fase paling berbahaya hingga saat ini. Putin telah berulang kali memperingatkan risiko perang yang lebih luas yang melibatkan negara-negara kekuatan nuklir terbesar di dunia.
(mas)
Lihat Juga :