Seperti Apa yang Akan Terjadi Ketika Donald Trump Kembali Berkuasa?
Kamis, 09 Mei 2024 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Menganggap prinsip ini dipertanyakan – seperti yang berulang kali dilakukan Trump, termasuk dalam beberapa bulan terakhir – melemahkan kredibilitas janji NATO, kata Dr Constanze Stelzenmüller.
Sebuah undang-undang baru yang disahkan tahun lalu melarang seorang presiden untuk menarik diri secara sepihak dari NATO tanpa persetujuan dua pertiga mayoritas Senat atau tindakan Kongres, kata Stelzenmüller, yang merupakan direktur Pusat Brookings Institution untuk Amerika Serikat dan Eropa.
Misalnya saja, Trump telah menyangkal ilmu pengetahuan tentang iklim dan bahkan menyebut pemanasan global sebagai sebuah kebohongan, meskipun ia kemudian mengakui bahwa manusialah yang patut disalahkan.
Ada kekhawatiran bahwa masa kepresidenan Trump yang kedua akan membatalkan kebijakan Biden yang pro lingkungan hidup, dan sekali lagi menarik AS keluar dari perjanjian iklim Paris untuk membatasi emisi gas rumah kaca.
Negara tetangganya, Kanada, menaruh perhatian besar pada pemilihan presiden. Perdana Menteri Justin Trudeau berpendapat bahwa kemenangan Trump dapat membahayakan perjuangan melawan perubahan iklim secara global.
Sebuah undang-undang baru yang disahkan tahun lalu melarang seorang presiden untuk menarik diri secara sepihak dari NATO tanpa persetujuan dua pertiga mayoritas Senat atau tindakan Kongres, kata Stelzenmüller, yang merupakan direktur Pusat Brookings Institution untuk Amerika Serikat dan Eropa.
3. Kebijakannya Tak Dapat Diprediksi
Para pengamat mencatat bahwa Trump dikenal karena sifatnya yang lincah dan tidak dapat diprediksi.Misalnya saja, Trump telah menyangkal ilmu pengetahuan tentang iklim dan bahkan menyebut pemanasan global sebagai sebuah kebohongan, meskipun ia kemudian mengakui bahwa manusialah yang patut disalahkan.
Ada kekhawatiran bahwa masa kepresidenan Trump yang kedua akan membatalkan kebijakan Biden yang pro lingkungan hidup, dan sekali lagi menarik AS keluar dari perjanjian iklim Paris untuk membatasi emisi gas rumah kaca.
Negara tetangganya, Kanada, menaruh perhatian besar pada pemilihan presiden. Perdana Menteri Justin Trudeau berpendapat bahwa kemenangan Trump dapat membahayakan perjuangan melawan perubahan iklim secara global.
(ahm)
Lihat Juga :