PBB: Kehancuran di Gaza Belum Pernah Terjadi Sejak Perang Dunia II

Sabtu, 04 Mei 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Dalam perang yang terjadi saat ini, katanya, sudah ada 37 ton puing yang harus disingkirkan untuk dijadikan tempat berlindung sementara dan bangunan lain yang penting untuk mengembalikan keadaan normal bagi warga Palestina di Gaza.

“Kami belum pernah melihat hal seperti ini sejak tahun 1945, sejak Perang Dunia Kedua – intensitas sebesar itu dalam waktu singkat, dan skala kehancuran yang sangat besar,” katanya.

Al Dardari mengatakan perkiraan awal biaya program pemulihan dini selama tiga tahun, yang akan membawa ratusan ribu warga Palestina kembali ke tempat penampungan sementara di lokasi asal mereka dengan dukungan masyarakat, adalah antara $2 miliar dan $3 miliar.

Perkiraan kasar untuk keseluruhan rekonstruksi Gaza adalah antara USD40 miliar dan USD50 miliar.

Namun Al Dardari menekankan bahwa fokus saat ini adalah perencanaan pemulihan dini.

Dia mengatakan koordinator senior kemanusiaan dan rekonstruksi PBB untuk Gaza, Sigrid Kaag, dan pejabat lainnya bertemu Kamis pagi dengan 22 badan PBB dan membahas rencana masing-masing badan untuk tahun-tahun awal setelah perang berakhir.

“Kami berada di ambang pengembangan dan penyelesaian pandangan terpadu dan kerangka pemulihan awal yang berpusat pada Palestina, dipimpin oleh Palestina, dan dimiliki oleh rakyat Palestina,” kata Al Dardari.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved