Layaknya Film Hollywood! Baku Tembak Pecah! 4 Petugas Keamanan Tewas Ditembak saat Menangkap Buronan di AS

Rabu, 01 Mei 2024 - 14:50 WIB
loading...
A A A
Itu adalah hari paling mematikan bagi penegak hukum AS dalam satu insiden sejak lima petugas dibunuh oleh penembak jitu dalam protes di Dallas pada tahun 2016.

Catatan kriminal Hughes di Carolina Utara sudah ada sejak lebih dari satu dekade lalu. Ini termasuk hukuman penjara dan hukuman karena melanggar dan masuk, mengemudi sembarangan, menghindari penangkapan dan memiliki senjata secara ilegal sebagai mantan penjahat, menurut catatan negara.

Star Pulliam, sepupu Hughes, mengatakan pasangan itu dekat dan berbicara hampir setiap hari. Dia mengatakan Hughes telah menjadi tukang listrik selama lebih dari 15 tahun. Dia memposting video pendek tentang kabel listrik yang rumit di profil LinkedIn-nya.

Terlepas dari perjuangannya melawan hukum di masa lalu, Pulliam mengatakan bahwa menurutnya Hughes “telah meluruskan hidupnya,” katanya.

Saing Chhoeun, yang tinggal di sebelahnya, teringat mendengar beberapa tuntutan agar Hughes meninggalkan rumah. Tidak ada tanggapan, katanya, tapi kemudian alarm mobil berbunyi bersamaan dengan suara tembakan.

Dia mengatakan sebuah kendaraan lapis baja kemudian diparkir di antara rumah dan petugas yang terluka untuk berfungsi sebagai perlindungan selama upaya penyelamatan. Setelah kebuntuan selama tiga jam, rumah itu dibongkar oleh kendaraan khusus.

BacaJuga: Deretan Kelompok Bersenjata yang Berperang dengan Junta Myanmar

“Saya tidak tahu berapa peluru yang ditembakkan. Namun kemudian menjadi tenang,” kata Chhoeun kepada The Associated Press.

Dua perempuan yang berada di dalam rumah, termasuk seorang anak di bawah umur, bekerja sama dan belum didakwa, kata kepala polisi, seraya menambahkan bahwa penyelidik tidak mengejar tersangka tambahan.

Jennings mengatakan pada hari Senin bahwa penembak kedua diduga menembaki polisi. Namun pada hari Selasa, dia mundur dan mengatakan kemungkinan itu masih dikaji.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
4 Alasan AS Kecanduan...
4 Alasan AS Kecanduan Berperang yang Bahayakan Keamanan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved