Negara Anggota Uni Eropa Dukung Rencana Damai China untuk Ukraina
Kamis, 25 April 2024 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Szijjarto sebelumnya mengklaim banyak pemimpin negara-negara anggota Uni Eropa (UE) dan NATO menderita “psikosis perang,” merasa seolah-olah mereka sudah berperang dengan Rusia.
Dia menggambarkan suasana pertemuan para menteri luar negeri dan pertahanan Uni Eropa baru-baru ini seperti markas militer, di mana selama berjam-jam “hampir semua orang membicarakan tentang berapa banyak unit senjata apa dan sesuai dengan jadwal apa, yang siap mereka pasok ke Ukraina dari timbunan yang praktis kosong.”
Baca juga: Israel Bisa Gunakan Konflik Iran sebagai Pengalih Perhatian untuk Duduki Gaza
Sejak awal konflik, Hongaria telah menyerukan gencatan senjata dan negosiasi untuk menyelamatkan nyawa warga Ukraina.
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban bersikeras “waktu ada di pihak Rusia” dan “hampir tidak ada” yang percaya Kiev benar-benar bisa menang di medan perang.
Dia menggambarkan suasana pertemuan para menteri luar negeri dan pertahanan Uni Eropa baru-baru ini seperti markas militer, di mana selama berjam-jam “hampir semua orang membicarakan tentang berapa banyak unit senjata apa dan sesuai dengan jadwal apa, yang siap mereka pasok ke Ukraina dari timbunan yang praktis kosong.”
Baca juga: Israel Bisa Gunakan Konflik Iran sebagai Pengalih Perhatian untuk Duduki Gaza
Sejak awal konflik, Hongaria telah menyerukan gencatan senjata dan negosiasi untuk menyelamatkan nyawa warga Ukraina.
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban bersikeras “waktu ada di pihak Rusia” dan “hampir tidak ada” yang percaya Kiev benar-benar bisa menang di medan perang.
Lihat Juga :