Serangan Israel Terhadap Iran Diduga Targetkan Sistem Rudal S-300 Buatan Rusia
Selasa, 23 April 2024 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
"Gambar tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa sistem radar yang digunakan untuk memandu rudal permukaan-ke-udara telah dihancurkan,” kata Farzin Nadimi, Senior Fellow di Washington Institute, kepada media tersebut.
Tingkat kerusakan masih belum diketahui dan senjata apa yang dilaporkan digunakan oleh Israel masih belum jelas karena kedua belah pihak membantah klaim tersebut.
Namun, New York Times, mengutip para pejabat Barat, melaporkan bahwa serangan Israel diperhitungkan untuk menyampaikan pesan kepada Iran bahwa mereka dapat melewati sistem pertahanannya tanpa terdeteksi. Para pejabat Barat menambahkan bahwa, baik rudal maupun pesawat Israel yang menembakkannya tidak memasuki wilayah udara Yordania.
Sekadar diketahui, Rusia menyelesaikan pengiriman sistem pertahanan rudal S-300 ke Iran pada 2016 setelah negosiasi bertahun-tahun.
Pasokan salah satu sistem pertahanan udara paling tangguh ini memicu kekhawatiran di Israel. Pada 2010, Rusia terpaksa membatalkan perjanjian dengan Iran karena adanya tekanan dari Barat.
Tingkat kerusakan masih belum diketahui dan senjata apa yang dilaporkan digunakan oleh Israel masih belum jelas karena kedua belah pihak membantah klaim tersebut.
Namun, New York Times, mengutip para pejabat Barat, melaporkan bahwa serangan Israel diperhitungkan untuk menyampaikan pesan kepada Iran bahwa mereka dapat melewati sistem pertahanannya tanpa terdeteksi. Para pejabat Barat menambahkan bahwa, baik rudal maupun pesawat Israel yang menembakkannya tidak memasuki wilayah udara Yordania.
Sekadar diketahui, Rusia menyelesaikan pengiriman sistem pertahanan rudal S-300 ke Iran pada 2016 setelah negosiasi bertahun-tahun.
Pasokan salah satu sistem pertahanan udara paling tangguh ini memicu kekhawatiran di Israel. Pada 2010, Rusia terpaksa membatalkan perjanjian dengan Iran karena adanya tekanan dari Barat.
(mas)
Lihat Juga :