Rusia: AS Akan Dipermalukan di Ukraina Seperti di Vietnam!

Senin, 22 April 2024 - 08:10 WIB
loading...
A A A
Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) AS William Burns pekan lalu memperingatkan bahwa tanpa lebih banyak dukungan militer AS, Ukraina bisa kalah di medan perang, namun dengan dukungan tersebut pasukan Kyiv bisa bertahan tahun ini.

Amerika Serikat telah berulang kali mengesampingkan pengiriman pasukannya sendiri atau pasukan anggota NATO lainnya ke Ukraina—yang sedang berperang dengan Rusia melalui artileri berat dan perang drone di sepanjang garis depan sepanjang 1.000 kilometer yang dijaga ketat.

Amerika Serikat kehilangan lebih dari 58.000 personel militer dalam Perang Vietnam tahun 1955-1975, yang berakhir dengan kemenangan Komunis Vietnam Utara dan pengambilalihan Vietnam Selatan, sementara ratusan ribu warga sipil terbunuh.

Dalam perang Afghanistan tahun 2001-2021, AS melaporkan 2.459 orang tewas dan lebih dari 20.000 orang terluka dalam konflik yang berakhir dengan penarikan pasukan koalisi pimpinan AS dan kembalinya kekuasaan gerakan Islam Taliban.

Uni Soviet kehilangan 14.453 personel pada perang 1979-1989 di Afghanistan. Kematian warga sipil dalam kedua perang di Afghanistan sangat besar.

Perang Ukraina


Rusia kini menguasai sekitar 18% wilayah Ukraina—di timur dan selatan negara tetangganya—dan secara bertahap memperoleh kekuatan sejak kegagalan serangan balasan Kyiv pada tahun 2023 untuk melakukan serangan serius terhadap pasukan Rusia yang bersembunyi di belakang ladang ranjau yang dipatroli oleh drone dan dijaga oleh artileri berat.

Ukraina selama berbulan-bulan telah meminta Amerika Serikat untuk mengeluarkan lebih banyak uang dan senjata untuk membantu mereka berperang, meskipun para pejabat Rusia telah menegaskan bahwa bantuan Amerika tidak akan mengubah arah akhir perang.

"Rakyat biasa Ukraina didorong secara paksa untuk dibantai sebagai umpan meriam, namun Amerika Serikat kini tidak lagi bertaruh pada kemenangan Ukraina melawan Rusia," kata Zakharova.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved