AS Kembangkan Drone Siluman Seukuran Jet Tempur

Sabtu, 15 Desember 2018 - 00:46 WIB
AS Kembangkan Drone...
AS Kembangkan Drone Siluman Seukuran Jet Tempur
A A A
WASHINGTON - Tim proyek khusus di Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) sedang mengerjakan drone siluman yang berukuran sebesar pesawat jet tempur. Fungsinya untuk mengatasi sistem rudal surface-to-air (permukaan ke udara) musuh.

Drone yang menjadi senjata state-of-the-art ini akan didukung oleh dua mesin turbojet General Electric J85.

Kendaraan udara nirawak siluman ini akan memiliki panjang 40 kaki dengan lebar sayap 24 kaki. Kendaraan ini diperkirakan akan melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2019 untuk melihat apakah siap untuk layanan aktif atau belum.

Jika berhasil, desain drone itu bisa dibeli oleh Departemen Pertahanan atau memasuki fase prototipe.

"Sejauh yang kami tahu, ini adalah drone target pertama yang 'siluman'," kata Thomas McLaughlin, direktur Pusat Penelitian Aeronautika Akademi Angkatan Udara (ARC), seperti dikutip Popular Mechanics, Jumat (14/12/2018).

Selain kadet Angkatan Udara, tim proyek ARC termasuk kru fakultas, pemerintah, dan spesialis industri. Mereka saat ini sedang menguji desain unik pesawat tak berawak di terowongan angin akademi, termasuk mencoba membuatnya mundur dan berhenti.

Awal bulan ini, seorang komandan Taliban terbunuh di Afghanistan oleh serangan pesawat tak berawak AS. Mullah Abdul Manan Akhund tewas bersama 29 orang lainnya di distrik Nawzad.

Pasukan Khusus AS dan Afganistan melancarkan serangan itu, dan menggolongkan kematiannya sebagai sebuah keberhasilan besar.

Akhund adalah "gubernur" Taliban dan panglima militer kelompok itu untuk provinsi Helmand selatan.

"Dia adalah komandan Taliban paling senior di selatan dan kematiannya akan memiliki dampak menyeluruh terhadap keamanan," kata seorang pejabat keamanan di Kabul.

Taliban mengatakan itu kematian Akhund merupakan kerugian besar bagi kelompok tersebut. Namun, Taliban bersumpah tidak akan menghentikan serangannya sampai mendapatkan lagi kendali atas Afghanistan.

"Abdul Manan Akhand, adalah komandan militer yang kuat dan berani yang membersihkan 95 persen Helmand dari para penyerbu Amerika dan budak-budak mereka," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Serangan yang menyebabkan kematian Akhund ini terjadi ketika pasukan keamanan yang didukung Barat telah meningkatkan tekanan untuk mendorong Taliban terlibat dalam pembicaraan damai.

Pemerintah Afghanistan dan Taliban sedang berusaha menemukan penyelesaian damai untuk mengakhiri perang 17 tahun di negara itu.
(mas)
Berita Terkait
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
China: Mesin-mesin Perang...
China: Mesin-mesin Perang Amerika Serikat Jadi Taman Bermain Taliban
Menlu Amerika Serikat...
Menlu Amerika Serikat Blinken ke Qatar dan Jerman Bahas Afghanistan
Amerika Serikat Kirim...
Amerika Serikat Kirim Pesawat Pembom untuk Setop Kemajuan Taliban
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
3 menit yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
49 menit yang lalu
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
2 jam yang lalu
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 jam yang lalu
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved