Serangan Cuma Sehari, Seriuskah Iran dan Israel Berperang?

Senin, 15 April 2024 - 08:30 WIB
loading...
A A A

2. Iran Tak Ingin Perang Skala Penuh


Serangan ini terjadi dalam waktu yang singkat, hanya dalam satu hari. Ini bisa menunjukkan Iran mungkin tidak berniat untuk memulai perang skala penuh, tetapi lebih kepada menunjukkan kekuatannya dan memberikan balasan atas serangan Israel sebelumnya.

Iran mengungkapkan tak menginginkan perang skala penuh melawan Israel namun siap membalas jika Israel atau Amerika Serikat melancarkan serangan.

3. Kekuatan Militer Iran Tak Bisa Diremehkan


Musuh-musuh Iran tentu mempertimbangkan kekuatan militer Teheran yang tak bisa diremehkan. Berdasarkan laporan Global Firepower, kekuatan militer Iran lebih unggul dibandingkan dengan Israel.

Dari 145 negara, angkatan bersenjata Iran menempati peringkat ke-14 sebagai militer terkuat di dunia. Sementara Israel berada di peringkat ke-17, tiga peringkat setelah Iran.

Iran adalah kekuatan regional yang signifikan di Timur Tengah. Mereka memiliki pengaruh yang luas di luar perbatasannya dan telah mengalokasikan sumber daya yang besar untuk militernya.

Secara keseluruhan, kekuatan militer Iran memang tidak bisa diremehkan. Mereka memiliki personel yang banyak, persenjataan yang kuat, dan kemampuan produksi senjata sendiri.

4. AS Khawatir Pasukannya di Timur Tengah Jadi Target


Amerika Serikat (AS) memiliki kepentingan yang signifikan di Timur Tengah. AS juga menempatkan pasukan di berbagai negara di kawasan tersebut.

Dalam konteks meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, AS tentu saja memiliki kekhawatiran tentang keselamatan pasukannya.

Iran telah memperingatkan mereka akan menyerang pasukan AS di Timur Tengah jika AS terlibat dalam konfrontasi militer antara Iran dan Israel.

Ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi AS, mengingat mereka memiliki banyak pasukan yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Iran memiliki sejumlah kelompok proksi di kawasan Timur Tengah, termasuk kelompok Hamas di Jalur Gaza, Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, dan berbagai kelompok pejuang di Irak serta Suriah.

Kelompok-kelompok ini telah terlibat dalam serangan terhadap Israel dan pasukan AS di masa lalu, dan ada kekhawatiran bahwa mereka bisa digunakan Iran untuk melancarkan serangan terhadap pasukan AS jika konflik antara Iran dan Israel eskalasi menjadi perang skala besar.

Namun, meskipun ada kekhawatiran ini, AS juga telah menunjukkan mereka siap merespons. Mereka sebelumnya telah menyetujui serangkaian serangan terhadap sasaran milik Iran di Suriah dan Irak.

Ini menunjukkan AS siap melindungi kepentingan dan pasukannya di kawasan tersebut.

5. Iran Bisa Blokade Selat Hormuz


Selat Hormuz, yang terletak di antara Teluk Oman dan Teluk Persia, adalah jalur pengiriman minyak yang sangat penting bagi dunia.

Sekitar 33.000 kapal dagang melewati selat ini setiap tahunnya. Iran telah beberapa kali mengancam akan memblokade Selat Hormuz sebagai respons terhadap tekanan negara-negara Barat pimpinan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved