Para Pejabat Pentagon Mengaku Frustrasi, Kenapa?

Jum'at, 12 April 2024 - 21:50 WIB
loading...
Para Pejabat Pentagon...
Para pejabat Penyago mengaku frustasi dengan serangan Israel ke konsulat Iran di Damaskus. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Pejabat senior Pentagon merasa frustrasi karena Israel tidak memberi tahu AS sebelum melakukan serangan terhadap misi diplomatik Iran di ibu kota Suriah, Damaskus awal bulan ini. Itu menjadi sebuah eskalasi yang menurut mereka meningkatkan risiko bagi pasukan Amerika di Timur Tengah.

Ketegangan antara Israel dan Iran semakin meningkat pada hari Rabu ketika Teheran bersumpah akan membalas dendam atas serangan angkatan udara Israel, yang menewaskan dua komandan senior Korps Garda Revolusi Islam, sebuah organisasi dengan sejarah panjang mendukung serangan kekerasan terhadap Israel dan Amerika Serikat.

Tiga pejabat AS, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada The Washington Post bahwa Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan pejabat pertahanan senior lainnya percaya bahwa Israel seharusnya memberi tahu mereka sebelumnya karena dampak serangan tersebut terhadap pasukan dan kepentingan AS di wilayah tersebut.

"Para pejabat Amerika dan Israel berkoordinasi erat bagaimana mereka dapat menanggapi serangan balik Iran,: kata para pejabat, dan seorang jenderal Amerika mengunjungi Israel pada Kamis.

Dalam panggilan telepon pada tanggal 3 April, Austin menyampaikan keluhan langsung kepada mitranya dari Israel, Yoav Gallant, kata salah satu pejabat AS. Pernyataan Pentagon mengenai percakapan tersebut tidak mengungkapkan rincian tersebut, hanya mengatakan bahwa Austin “menegaskan kembali dukungan AS terhadap pertahanan Israel terhadap berbagai ancaman regional.”

Kedutaan Besar Israel di Washington tidak segera memberikan komentar mengenai pertukaran tersebut, menurut harian AS.

Israel berada dalam kewaspadaan tinggi di tengah kekhawatiran kemungkinan serangan Iran sebagai pembalasan atas dugaan serangan Israel terhadap Konsulat Iran di Damaskus pada 1 April.

Baca Juga: Warga Yahudi Ultra-Ortodoks Protes Pemberlakuan Wajib Militer

Setidaknya tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran tewas dalam serangan itu, termasuk dua jenderal penting.

Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz pada Rabu mengancam bahwa militer negaranya akan menyerang Iran secara langsung jika Teheran melancarkan serangan dari wilayahnya terhadap Israel.

Eskalasi ini terjadi ketika Israel terus melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas pada awal Oktober oleh kelompok Palestina Hamas, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Lebih dari 33.600 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas di Gaza dan lebih dari 76.000 orang terluka akibat kehancuran massal dan pengungsian.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
4 Pejabat dan Tokoh...
4 Pejabat dan Tokoh Indonesia Alumni Harvard University
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved