AS Akan Pasang Peluncur Rudal Tomahawk SM-6 di Asia

Minggu, 07 April 2024 - 20:02 WIB
loading...
AS Akan Pasang Peluncur...
AS akan pasang peluncur rudal tomahawk di Asia. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - AS akan mengerahkan peluncur berbasis darat yang mampu menembakkan rudal SM-6 dan Tomahawk di kawasan Indo-Pasifik “segera” untuk mengatasi “meningkatnya ancaman keamanan,” di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Yonhap selama kunjungannya ke Korea Selatan, Jenderal Charles Flynn, komandan Angkatan Darat AS di Pasifik, mengatakan bahwa tentaranya telah mengembangkan “tembakan presisi jarak jauh”, dengan menyebutkan pencegat SM-6 dan serangan maritim Tomahawk. sebagai rudal yang dapat diluncurkan dari sistem peluncuran baru.

Pengumuman tersebut, yang bertepatan dengan latihan kontra-militer yang dilakukan China, Amerika Serikat, dan sekutunya di Laut Cina Selatan yang disengketakan, menandai konfirmasi pertama mengenai jenis sistem persenjataan yang akan digunakan di wilayah tersebut pada tahun ini.

Sistem persenjataan ini akan dikerahkan di wilayah tersebut untuk pertama kalinya sejak AS dan bekas Uni Soviet menandatangani perjanjian pada tahun 1987 untuk menghapuskan Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF).

AS menarik diri dari perjanjian INF pada tahun 2019, dengan alasan dugaan pelanggaran oleh Rusia.

Baca Juga: 5 Fakta Hari Al-Quds, Perayaan Dukungan Palestina Setiap Bulan Ramadan

Tentara AS telah mengembangkan dan mengerahkan rudal jarak menengah baru di tengah meningkatnya pengaruh Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik.

“Sistem itu akan segera diterapkan di wilayah tersebut. Ke mana dan kapan sistem itu akan dikirim, saya tidak akan membicarakannya sekarang,” kata Flynn.

SM-6 mampu mencegat rudal balistik dengan jangkauan lebih dari 240 kilometer (149 mil), sedangkan Tomahawk, sebuah rudal jelajah subsonik, dapat menyerang sasaran sekitar 2.500 kilometer (1.553 mil) jauhnya.

Flynn, yang juga mengunjungi Jepang dan Thailand selama kunjungannya ke tiga negara di Asia, menyampaikan keprihatinan atas serangkaian uji coba rudal yang dilakukan Korea Utara baru-baru ini, dan menunjukkan kepercayaan terhadap “sistem pertahanan rudal yang terintegrasi dan berlapis” yang dimiliki aliansi tersebut.

“Pengujian yang berkelanjutan sangat memprihatinkan dan, dalam banyak hal, mengganggu stabilitas. Saya yakin, mengingat aktivitas kami baru-baru ini di kawasan ini, pertahanan rudal berlapis dari apa yang kami miliki,” katanya.

Korea Utara pada hari Rabu melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah hipersonik baru, mengklaim semua rudalnya sekarang berbahan bakar padat dan berkemampuan nuklir dengan kemampuan kontrol hulu ledak.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved