Trump Sebut Penilaian CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Prematur

Minggu, 18 November 2018 - 09:15 WIB
Trump Sebut Penilaian...
Trump Sebut Penilaian CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Prematur
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut penilaian CIA yang menyalahkan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman atas pembunuhan jurnali Jamal Khashoggi sangat prematur. Ia pun mengatakan akan menerima laporan lengkap tentang kasus itu pada hari Selasa mendatang.

Trump, dalam perjalanan ke California, mengatakan pembunuhan itu seharusnya tidak pernah terjadi.

"Laporan pada hari Selasa akan menjelaskan siapa yang diyakini pemerintah AS membunuh Khashoggi dan apa dampak keseluruhan dari pembunuhannya," kata Trump mengatakan tanpa menyebut dari mana laporan itu berasal seperti dikutip dari Reuters, Minggu (18/11/2018).

Trump juga mengatakan temuan CIA bahwa bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan itu "mungkin saja."

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan Trump membahas penilaian CIA melalui telepon dengan direktur agensi, Gina Haspel, dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo saat terbang ke California.

Trump membuat pernyataan beberapa jam setelah Departemen Luar Negeri mengatakan pemerintah masih bekerja untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi, kolumnis Washington Post yang berbasis di AS.

"Laporan terbaru menunjukkan bahwa pemerintah AS telah membuat kesimpulan akhir tidak akurat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert dalam sebuah pernyataan.

"Masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab sehubungan dengan pembunuhan Khashoggi," imbuhnya.

Nauert mengatakan Departemen Luar Negeri akan terus mencari fakta dan bekerja dengan negara lain untuk menahan mereka yang terlibat dalam pembunuhan wartawan guna dimintai pertanggungjawabannya sambil mempertahankan hubungan strategis penting antara Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Badan Pusat Intelijen (CIA) Amerika Serikat (AS) sejatinya sudah membuat kesimpulan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman secara pribadi memerintahkan pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi. Kesimpulan CIA itu diungkap Washington Post.

Seorang sumber yang akrab dengan penilaian CIA mengatakan bahwa itu sebagian besar didasarkan pada bukti tidak langsung yang berkaitan dengan peran sentral pangeran dalam menjalankan pemerintahan Saudi.

Baca: Washington Post: CIA Yakin MBS Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Khashoggi, seorang kritikus putra mahkota, tewas pada bulan Oktober di konsulat Saudi di Istanbul ketika dia ingin mengambil dokumen yang dibutuhkan untuk pernikahan yang direncanakannya.
(ian)
Berita Terkait
Diserang Wartawan Soal...
Diserang Wartawan Soal Pembunuhan Khashoggi, Trump Bela MBS di Gedung Putih
New York Times: Pembunuh...
New York Times: Pembunuh Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter di AS
Mengurai Pertemanan...
Mengurai Pertemanan Dekat Jamal Khashoggi dengan Osama bin Laden
Tunangan Khashoggi Desak...
Tunangan Khashoggi Desak Putra Mahkota Saudi Segera Dihukum
Media AS: Arab Saudi...
Media AS: Arab Saudi Buka Wilayah Udara ke Israel dengan Imbalan Akses Pegasus
AS: Pangeran Saudi Mohammed...
AS: Pangeran Saudi Mohammed bin Salman Kebal Gugatan Kasus Pembunuhan Khashoggi
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
4 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
5 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
8 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
8 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
9 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved