AS Siap Tempatkan Rudal Jarak Menengah di Indo-Pasifik untuk Lawan China
Kamis, 04 April 2024 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
“Upaya pemerintah Partai Progresif Demokratik Taiwan untuk mencapai kemerdekaan dengan mengandalkan AS dan senjata, hanya akan menimbulkan bahaya militer di wilayah Selat Taiwan dan menempatkan rekan senegaranya di Taiwan dalam posisi berbahaya,” ujar Zhu.
China menyerukan AS untuk berkomitmen pada prinsip satu China, ketentuan tiga komunike bersama China-AS, serta berhenti menjual senjata ke Taiwan, menurut juru bicara itu.
“Kami menentang keras penjualan senjata AS ke wilayah Taiwan, posisi ini konsisten dan jelas,” tegas Zhu.
Baca juga: Dokter Palestina Walk Out dari Acara Buka Puasa di Gedung Putih
Sebelumnya pada Februari, Pentagon mengatakan telah menandatangani kontrak senilai lebih dari USD68 juta dengan perusahaan industri pertahanan Raytheon untuk produksi dan pengiriman 50 rudal udara-ke-darat ke Taiwan. Pekerjaan berdasarkan kontrak diharapkan selesai pada Maret 2028.
China menyerukan AS untuk berkomitmen pada prinsip satu China, ketentuan tiga komunike bersama China-AS, serta berhenti menjual senjata ke Taiwan, menurut juru bicara itu.
“Kami menentang keras penjualan senjata AS ke wilayah Taiwan, posisi ini konsisten dan jelas,” tegas Zhu.
Baca juga: Dokter Palestina Walk Out dari Acara Buka Puasa di Gedung Putih
Sebelumnya pada Februari, Pentagon mengatakan telah menandatangani kontrak senilai lebih dari USD68 juta dengan perusahaan industri pertahanan Raytheon untuk produksi dan pengiriman 50 rudal udara-ke-darat ke Taiwan. Pekerjaan berdasarkan kontrak diharapkan selesai pada Maret 2028.
Lihat Juga :