Rusia Kecam Jet Siluman F-35 Israel Gempur Konsulat Iran: Ini Tak Dapat Diterima!
Selasa, 02 April 2024 - 09:11 WIB
loading...
Rusia kecam serangan jet tempur siluman F-35 Israel yang menghancurkan Konsulat Iran di Damaskus, Suriah. Serangan ini tewaskan 11 orang, termasuk 2 jenderal senior IRGC. Foto/AP Photo/Omar Sanadiki
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengecam keras serangan jet tempur siluman F-35 Israel yang menghancurkan gedung Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, pada Senin.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengonfirmasi tujuh anggotanya, termasuk dua jenderal senior, tewas dalam serangan tersebut.
Sedangkan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan total 11 orang tewas dalam serangan udara Israel tersebut, termasuk para milisi Hizbullah Lebanon.
Baca Juga: Israel Gempur Konsulat Iran, 7 Tewas Termasuk 2 Jenderal IRGC
“Kami mengecam keras serangan terhadap misi konsuler Iran di Suriah. Kami menganggap setiap serangan terhadap fasilitas diplomatik dan konsuler sama sekali tidak dapat diterima,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, Selasa (2/4/2024).
"Rusia percaya bahwa tindakan agresif apa pun yang dilakukan Israel sama sekali tidak dapat diterima dan harus dihentikan,” lanjut kementerian tersebut, yang dilansir Sputnik.
“Kami mendesak para pemimpin Israel untuk menghentikan praktik tindakan kekerasan yang provokatif di wilayah Suriah dan negara-negara tetangga lainnya, yang dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat berbahaya di seluruh kawasan,” imbuh pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengonfirmasi tujuh anggotanya, termasuk dua jenderal senior, tewas dalam serangan tersebut.
Sedangkan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan total 11 orang tewas dalam serangan udara Israel tersebut, termasuk para milisi Hizbullah Lebanon.
Baca Juga: Israel Gempur Konsulat Iran, 7 Tewas Termasuk 2 Jenderal IRGC
“Kami mengecam keras serangan terhadap misi konsuler Iran di Suriah. Kami menganggap setiap serangan terhadap fasilitas diplomatik dan konsuler sama sekali tidak dapat diterima,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, Selasa (2/4/2024).
"Rusia percaya bahwa tindakan agresif apa pun yang dilakukan Israel sama sekali tidak dapat diterima dan harus dihentikan,” lanjut kementerian tersebut, yang dilansir Sputnik.
“Kami mendesak para pemimpin Israel untuk menghentikan praktik tindakan kekerasan yang provokatif di wilayah Suriah dan negara-negara tetangga lainnya, yang dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat berbahaya di seluruh kawasan,” imbuh pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Lihat Juga :