Bawa Senapan, Demonstran AS Tuntut Lockdown Michigan Dicabut

Jum'at, 01 Mei 2020 - 09:11 WIB
loading...
Bawa Senapan, Demonstran...
Para demonstran, yang beberapa di antaranya membawa senapan, menuntut diakhirinya lockdown COVID-19 di Michigan, Amerika Serikat. Foto/Tangkapan layar The Guardian
A A A
LANSING - Ratusan demonstran yang marah, beberapa di antaranya membawa senapan, berkumpul di Gedung Kongres Michigan di Lansing, Kamis waktu setempat. Mereka menutut diakhirinya penguncian wilayah atau lockdown yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona baru, COVID-19.

Massa marah karena Gubernur Michigan Gretchen Whitmer justru mengeluarkan perintah memperpanjang keadaan darurat untuk memerangi pandemi virus corona.

Demonstrasi pecah ketika legislator negara bagian Amerika itu memperdebatkan penolakan perintah gubernur. Pada satu titik selama musyawarah legislatif, puluhan pengunjuk rasa—banyak tanpa penutup wajah atau masker dan beberapa dari mereka membawa senapan yang digantung di dada—memasuki gedung Capitol. Mereka menuntut untuk diizinkan masuk ke dalam ruang parlemen, yang semestinya tertutup bagi publik.

Kerumunan massa berteriak; "Biarkan kami masuk". Sementara itu, polisi negara bagian memblokir mereka.

Demonstran diizinkan masuk di ruang Senat negara bagian Michigan, yang memiliki anggota lebih sedikit dan tetap menggelar sesi untuk mengotorisasi tindakan hukum.

Senjata api telah diizinkan secara hukum di gedung Capitol negara bagian Michigan selama beberapa waktu.

"Tepat di atas saya, para pria dengan senapan meneriaki kami. Beberapa rekan saya yang memiliki rompi antipeluru memakainya. Saya tidak pernah mengapresiasi Sersan kami lebih dari hari ini," kata Senator Dayna Polehanki melalui akun Twitter-nya, @SenPolehanki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Berita Terkini
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved